"Kami hentikan sementara karena ada permintaan data pemilih pemula dari KPU," kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Blora Endang Wiji Handayani.
Endang menjelaskan, pendataan tetap dilakukan, meski dipindah jenjang SLTA. Sedangkan, pendataan tahun lalu fokus SD/MI sederajat. Pihaknya mengklaim persentase pendataan KIA di daerah mencapai 60 persen lebih. Sementara target nasional 40 persen.
Misalnya, pendataan individu dengan datang ke mal pelayanan publik (MPP) dan kolektif. Setiap harinya sekitar 50 pengajuan KIA. Sedangkan ketika jemput bola di sekolah-sekolah jumlahnya lebih banyak. "Kami terus melakukan pendataan," jelasnya.
Terkait data pengajuan KIA hingga pertengahan tahun ini belum bisa diakses. Jaringan aplikasi SIAK terpusat belum bisa diakses. Ia memaparkan data pengajuan KIA akhir tahun lalu mencapai 108.658 dengan jumlah 52,31 persen.
"Sebelum migrasi Mei tahun ini, perkiraan di atas 60 persen," jelasnya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto