Ngapini menjelaskan, pencurian ketika malam. Padahal pemilik sudah memasukannya dalam gerobak kayu dan dikunci. Menurut penuturannya, kondisi gelap dan tidak ada penjaga membuat pencuri bisa leluasa.
Ia berharap, bangunan pasar baru segera bisa ditempati. Jika masih menempati bangunan semipermanen di luar pagar, pedagang merasa tidak aman. Ia mengaku sudah mendapatkan nomor undian lapak namun belum diberi kepastian penempatan.
Darus, pedagang juga berjualan dilapak semipermanen mengaku khawatir pencurian bakal terulang dan menimpa lainnya. Ia berharap pasar segera bisa ditempati, pedagang sudah lama menunggu.
Kabid Pasar Daerah Dinas Perdagangan, Koperasi dan Uasaha Mikro Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Ary Suhartono menjelaskan, kejadian pencurian dagangan sudah dikoordinasikan dengan Polsek Kota. “Kehilangan itu seperti dibuat-buat, saya kordinasi itu dengan reskrim polsek kota,” klaimnya.
Terkait penjagaan pasar, Ary menjelasakan saat ini ada tiga orang bertugas didanai anggaran daerah. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto