Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Tangani Sepuluh Kasus Kekerasan Anak

M. Yusuf Purwanto • Kamis, 23 Juni 2022 | 21:55 WIB
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
BLORA, Radar Bojonegoro - Pertengahan tahun ini tercatat 10 laporan kekerasan terhadap anak. Didominasi bentuk kekerasan seksual dengan jumlah 9 kasus dan 1 kasus kekerasan fisik. Selain itu, pemerintah daerah baru memiliki satu psikolog. Idealnya harus ada di setiap rumah sakit daerah maupun swasta.

 

Kepala Bidan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunan Anak Dinas Sosial (Dinsos) Amida Hayu Kristiana melalui Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Anak Wahyu Titis Prasetyawan mengungkapkan, pada Juni terdapat 10 laporan kekerasan teradap anak. Sembilan kekerasan seksual dan satu kasus kekerasan fisik.

 

Semua korban, menurut Amida, sapaannya, saat ini masih dalam penanganan dan didampingi secara sosial hingga sembuh. Korban biasanya merasa trauma dengan kejadian dialami.

 

Amida mengungkapkan baru terdapat satu psikolog yang harus merangkap di RSUD Cepu. Jumlah itu dirasa kurang, idealnya tiap rumah sakit terdapat satu psikolog. “Kurang, begitu juga di rumah sakit swasta. Idealnya satu rumah sakit ada satu, dengan keterbatasan tenaga memang semua sangat membutuhkan,” ungkapnya kemarin (22/6).

 

Kepala Dinsos P3A Blora Inda Purwaningtyas mengungkapkan, hanya ada satu psikolog saat ini bertugas mengatasi masalah trauma kejiwaan dialami para korban kekerasan. Namun, pihaknya berkomitmen sinergi dengan multi stakeholder untuk kontrol kekerasan pada anak di lapangan.

 

“Intinya kami memberikan perlindunggan kepada anak, perlindungan terhadap anak sipil, seperti juga anak berhadapan dengan hukum,” tuturnya.

 

Pihaknya mengaku saat ini mempersiapkan penilaian kabupaten layak anak (KLA). Tentu, berharap dalam penilaian yang dilaksanakan tahun ini, daerah mendapatkan peningkatan dari predikat pratama menjadi madya. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto
#p3a #mbangun blora #Pemberdayaan Perempuan dan Perlindunan Anak #blora #dinsos #Trauma