BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro menjadi salah satu sentral layanan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro. RSUD di Jalan Veteran Bojonegoro itu terus berupaya meningkatkan mutu layanan berinovasi maupun pengembangan layanan. Dan, membuat program prioritas.
Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Ahmad Hernowo Wahyutomo mengatakan, ada tujuh program prioritas yang dimiliki RSUD terbesar di Bojonegoro tersebut. Meliputi Digitalisasi Pelayanan Pengembangan Poli, IGD, dan Rawat Inap; Rumah Sakit Pendidikan; Layanan Eksekutif dan MCU Center; Unit Dialisis; RS Rujukan Nasional (KJSU KIA); serta Radiologi dan Neuro Intervensi.
Menurut Hernowo, untuk layanan radiologi RSUD Sosodoro sudah memiliki beberapa jenis layanan. Ada MRI Magnetom Lumina 3 Tesla, yakni pemeriksaan radiologi yang memanfaatkan medan magnet dan radiofrekuensi untuk membantu menegakkan diagnosis dengan menampilkan struktur organ dalam tubuh.
‘’Pemeriksaan MRI dapat digunakan sebagai alat bantu diagnosis pada pasien yang mengalami gangguan pada otak, saraf tulang belakang, jantung, jaringan lunak, atau organ lainnya,’’ jelasnya.
Berikutnya, ada Panoramic, yakni salah satu pemeriksaan yang bertujuan melihat gambaran mulut secara lebih luas, yang mencakup gigi, rahang atas bawah, struktur, dan jaringan yang ada di sekitarnya. ‘’Selain panoramic, alat ini dapat melayani Chepalometri (teknik pencitraan untuk memotret bagian gigi dan kepala),’’ terangnya.
Mammagrafi, lanjut Hernowo, juga sudah ada di RSUD Sosodoro. ‘’Mammagrafi adalah prosedur pemindaian dengan sinar X untuk melihat gambaran jaringan payudara guna mendeteksi ada atau tidak nya kelainan yang mengarah pada kanker di payudara,’’ terangnya.
Selanjutny, ada CT-Scan 256 Slices, yakni alat yang memungkinkan pemeriksaan bagian dalam tubuh dalam bentuk potonganpotongan gambar yang memungkinkan dokter melakukan diagnosa penyakit secara lebih akurat. ‘’Kelainan-kelainan pada organ tubuh dapat di deteksi secara dini dan lebih nyaman sehingga penanganan pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan lebih baik,’’ ujarnya.
Selain program priorotas, RSUD Sosodoro juga mempunyai dua layanan unggul an. Yakni, Catheterization Laboratorium (Cathlab) danExtracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL). Cathlab merupakan ruangan/ tempat untuk melakukan tindakan invasif pada penyakit jantung untuk menegakkan diagnosa dan sebagai intervensi/terapeutik dengan menggunakan tuntunan sinar X/radiasi atau di sebut juga sebagai tindakan kateterisasi jantung.
‘’Kateterisasi Jantung adalah memasukkan selang kecil (kateter jantung) melalui pembuluh darah arteri atau vena untuk mendapatkan gambar/film arteri koroner dan tekanan didalam ruang-ruang jantung sebagai evaluasi hemodinamik,’’ jelas Hernowo.
Sedangkan, ESW adalah suatu prosedur/tindakan untuk mengeluarkan batu saluran kemih dengan cara memecahkannya (Lithoripsy) menggunakan mesin yang berada di luar tubuh (Extra Corporeal). ‘’Mesin tersebut menghasilkan energi berupa Gelombang Kejut (Shockwave) yang diarahkan langsung ke lokasi batu,’’ terangnya (*/van)
Editor : Yuan Edo Ramadhana