RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Beragam jenis program kesejahteraan masyarakat digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Salah satunya, bantuan program listrik gratis untuk masyarakat Bojonegoro yang kurang mampu dan membutuhkan. Program ini mencakup subsidi listrik dan pemasangan gratis.
Nur Laila, 38, salah satu penerima bantuan listrik gratis asal Desa Jono, Kecamatan Temayang mengatakan, dirinya mendapatkannya bantuan listrik gratis dari Pemkab Bojonegoro. Sebelumnya, rumahnya belum memiliki sambungan listrik sendiri. Sehingga, masih bergabung dengan saudara di samping rumah. Jadi, satu listrik digunakan untuk saluran dua rumah.
"Dulu saat masih gabung dengan saudara, satu saluran listrik digunakan untuk dua rumah. Kebetulan, listriknya itu dulu peninggalan orang tua," ceritanya.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup memberatkan. Sebab, tagihan pembayaran satu listrik disalurkan untuk dua rumah, saat itu cukup tinggi. Yakni, kisaran Rp 300 ribu setiap bulan. Namun, setelah ia mendapat bantuan listrik gratis dari Pemkab Bojonegoro beban tersebut jauh lebih berkurang. Yakni, sekarang hanya perlu membayar listrik Rp 50 ribu setiap bulan.
"Sangat terbantu sekali, dulu satu bulan tagihannya mencapai Rp 300 ribu. Sekarang dengan bantuan listrik gratis kapasitas 900 watt, hanya perlu membayar Rp 50 ribu saja per bulan," tutur perempuan tersebut.
Laila kini senang, karena selain hemat dan berkurang beban tagihan pembayaran listrik setiap bulannya, dia juga bisa lebih leluasa memanfaatkan listrik pribadi di rumahnya.
"Terima kasih atas bantuan listrik gratisnya. Sangat membantu dan bermanfaat. Semoga program ini bisa terus dilanjutkan untuk masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan," harapnya. (ewi/cho)
Editor : Hakam Alghivari