Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Panas! Begini Pernyataan Terakhir Ruben Amorim Sebelum Dipecat MU

Hakam Alghivari • Senin, 5 Januari 2026 | 18:37 WIB
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester Untied, dipicu beda visi.
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester Untied, dipicu beda visi.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pernyataan Ruben Amorim pasca laga melawan Leeds United pada Minggu (4/1/2026) kini mendapat sorotan tajam, menyusul keputusan Manchester United memecatnya sehari kemudian.

Dalam wawancara yang dikutip Sky Sports News, Amorim secara terbuka menyinggung perannya di klub, sebuah komentar yang belakangan dinilai mencerminkan ketegangan internal dengan manajemen.

“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan sekadar pelatih,” ujar Amorim.

Ia melanjutkan, “Jika orang tidak bisa menerima kritik, maka kita perlu mengubah klub ini.”

Dua pernyataan tersebut kini dipahami sebagai sinyal jelas adanya perbedaan visi mendalam antara Amorim dan jajaran pimpinan klub, terutama terkait kewenangan manajerial dan arah jangka panjang tim.

Menurut laporan Sky Sports News, Ruben Amorim sejatinya telah dipecat oleh Manchester United sebelum laga imbang 1-1 melawan Leeds United pada Minggu. Keputusan itu diambil setelah pertemuan antara Amorim dan Jason Wilcox, direktur sepak bola klub, yang dinilai menunjukkan bahwa hubungan keduanya tidak lagi dapat dipertahankan.

Wilcox awalnya bermaksud menjadikan pertemuan tersebut sebagai diskusi positif mengenai perkembangan tim. Namun situasi berubah ketika pembahasan menyentuh soal sistem permainan. Amorim, yang dikenal konsisten dengan formasi 3-4-3, disebut bereaksi keras. Sumber Sky Sports News menyebut pelatih asal Portugal itu “meledak” saat sistemnya dipertanyakan.

Saat pertama tiba di Old Trafford pada November 2024, Amorim menggunakan skema 3-4-3 untuk memberi kejelasan dan struktur kepada skuad. Namun, lebih dari satu tahun berselang, pihak klub menilai ia perlu menunjukkan fleksibilitas taktik, terutama setelah Manchester United merekrut sejumlah pemain pada musim panas yang dirancang agar mampu bermain di berbagai posisi dan sistem.

Di internal klub, muncul penilaian bahwa setiap kali berada di bawah tekanan, Amorim kembali ke sistem favoritnya, terlepas dari kecocokannya dengan lawan yang dihadapi. Reaksi emosionalnya dalam pertemuan dengan Wilcox menjadi indikator kuat bagi manajemen bahwa Amorim telah membawa tim sejauh yang ia mampu.

Keputusan pemecatan Amorim akhirnya diambil oleh CEO Manchester United, Omar Berrada, bersama Jason Wilcox, dengan dukungan penuh dari dewan klub. Amorim diberi tahu secara langsung mengenai keputusan tersebut di pusat latihan Carrington pada Senin pagi.

Hingga saat ini, Manchester United belum menentukan pengganti permanen. Darren Fletcher ditunjuk untuk memimpin tim dalam waktu dekat, menjadi mantan pemain era Sir Alex Ferguson keempat yang menangani Setan Merah sejak sang legenda pensiun pada 2013. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#Ruben Amorim #dipecat #leeds united #penyataan #manchester united