BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Persibo hingga Selasa (23/7) belum melakukan persiapan untuk Liga 2. The Giant Killer dinilai telat dalam persiapan dibanding tim lain yang bakal mengarungi Liga 2 musim depan.
Klub Kota Ledre itu belum merekut pemain baru, bahkan di jajaran pelatih belum lengkap. Pelatih kepala Bonggo Pribadi, asisten pelatih M. Fachrudin , dan manajer Imam Muhtajudin yang baru diisi dan diperkenalkan melalui media sosial. Sedangkan pelatih fisik hingga pelatih kiper masih kosong.
Kondisi Persibo ini membuat pendukung resah. Mulai dikhawatirkan tak mampu bersaing hingga ancaman degradasi.
Pengamat sepak bola M. Boy Singgih mengatakan, kekhawatiran tentu dirasakan semua suporter Persibo. Terlebih sampai saat ini masih adem ayem, belum mulai melakukan persiapan atau latihan. Bahkan belum tahu pemain yang akan memerkuat di Liga 2.
‘’Seolah hanya memenuhi target naik kasta dan euphoria sesaat. Sedangkan saat ini belum tahu kelanjutannya seperti apa,” ungkapnya
Boy menilai Persibo terlambat membetuk tim. Tim Liga 2 lain sudah melakukan persiapan seperti PSPS Pekanbaru, Bhayangkara FC, Persela Lamongan, PSMS Medan, dan PSIM Jogjakarta. Bahkan tim yang baru promosi Dejan FC hingga Adhyaksa FC sudah mematangkan skuad.
‘’Dejan FC sudah beberapa kali uji coba dengan tim Liga 1, dan bisa dibilang 90 persen komposisi tim sudah terbentuk. Sedangkan Persibo masih dalam angan-angan,” ujarnya.
Sebenarnya Persibo bisa mengejar ketertinggalan. Namun dengan catatan harus serius dan melakukan gerak nyata. Tentu dengan segera merekrut pemain dan menggelar latihan.
Menurut Boy jika sampai akhir bulan ini klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro belum melakukan persiapan, pendukung harus legawa, bertahan di Liga 2 sudah menjadi target realistis.
‘’Jangan berharap lebih dengan Persibo di Liga 2 nanti,” jelasnya.
Boy menambahkan kompetisi kemungkinan dimulai September mendatang. Sehingga waktu kurang dari dua bulan untuk persiapan. Namun kerangka tim Persibo belum ada. Terlebih pada Liga 2 musim ini ada sembilan tim bakal terdegradasi ke Liga 3.
‘’Akan ada tiga tim dari tiga grup yang akan degradasi musim depan,” tegasnya.
Pegiat sepak bola Bojonegoro Arif Setyawan mengatakan Persibo sampai saat masih berkutat pada pembentukan manajerial dan pelatih, membuat pecinta sepakbola Bojonegoro resah. Tentu persiapan terlihat mepet.
‘’Manajemen yang baru terbentuk kurang serius mempersiapkan tim yang mapan untuk mengarungi kompetisi Liga 2,” ungkapnya.
Arif menjelaskan tim Liga 2 lain sudah memperkenalkan rekrutan pemain baru. Bahkan menggelar latihan. Sedangkan Persibo belum melakukan pergerakan.
Arif mengaku jika tak segera merekrut pemain, Persibo akan kesulitan untuk mendapatkan pemain bagus. Sehingga bakal kesulitan bersaing di Liga 2 nantinya.
‘’Pemain bagus sudah dikontrak tim lain,” ungkapnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana