Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Pilihan Olahraga untuk Diet agar Badan Cepat Ramping

Bhagas Dani Purwoko
LATIHAN BEBAN: Pusat kebugaran atau gym bisa menjadi tempat yang tepat untuk latihan beban.
LATIHAN BEBAN: Pusat kebugaran atau gym bisa menjadi tempat yang tepat untuk latihan beban.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Berat badan ideal merupakan impian setiap orang. Bahkan, tubuh ramping diidam-idamkan mayoritas perempuan. 


Advertisement

Namun, butuh kerja keras agar bisa memiliki berat badan ideal. Butuh disiplin dan konsistensi setiap harinya. Khususnya, disiplin olahraga sekaligus menjaga pola makan.

Sebab, pola makan yang tepat bisa mengoptimalkan performa ketika berolahraga sekaligus mampu memberikan dampak penurunan berat badan.

Berikut adalah jenis-jenis olahraga yang bisa Anda coba untuk mendapatkan badan yang ramping:

Advertisement

1. Latihan Beban

Latihan beban sangat populer di kalangan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan sekaligus membentuk otot. Latihan ini setidaknya bisa membakar 180 kalori tubuh per 30 menit.

Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa tubuh akan terus membakar kalori berjam-jam setelah sesi latihan beban selesai. 

Advertisement

2. Berenang

Berenang adalah cara yang menyenangkan untuk menurunkan berat badan sekaligus membentuk tubuh. Jenis olahraga ini bisa membakar sekitar 216 kalori setiap setengah jam.

Penelitian mengungkapkan bahwa gaya dada, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya bebas membakar lebih banyak kalori dibandingkan gaya lainnya. Olahraga air ini juga menjadi pilihan yang bagus untuk orang yang mengalami cedera atau nyeri sendi.

3. Bersepeda

Tak jauh berbeda dengan joging, bersepeda juga dapat membakar hingga 288 kalori per 30 menit dalam kecepatan 19–23 kilometer per jam.

Penelitian menunjukkan bahwa olahraga ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan risiko penyakit jantung, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

4. Latihan Interval

Jenis latihan ini, yang umumnya dilakukan selama 10–30 menit, dapat membakar banyak kalori. Studi mengungkapkan bahwa latihan interval bisa membakar 25–30 persen kalori lebih banyak dibandingkan olahraga lain.

Penelitian juga menunjukkan latihan interval efektif membakar lemak perut yang berkaitan dengan penyakit kronis.

5. Joging

Melansir dari Harvard Health Publishing, joging selama 30 menit dengan kecepatan delapan kilometer per jam mampu membakar sekitar 288 kalori.

Olahraga ini juga sangat efektif membakar lemak viseral di bagian perut, yaitu jenis lemak yang membungkus organ dalam dan berkaitan erat dengan risiko penyakit kronis. Untuk hasil maksimal, Anda dapat melakukan joging selama 20–30 menit sebanyak 3–4 kali setiap minggunya.

6. Yoga

Meskipun seringkali lebih ditujukan untuk menghilangkan stres, dan jarang dianggap sebagai latihan penurunan berat badan intens, yoga ternyata membakar cukup banyak kalori.

Latihan yoga selama 30 menit dapat membakar sekitar 144 kalori. Selain menurunkan berat badan, latihan ini juga dapat meningkatkan kesehatan mental.

7. Pilates

Sama seperti yoga, pilates juga dapat membantu menurunkan berat badan dan membuat tubuh tampak lebih ramping. Berlatih pilates selama 30 menit saja sudah membakar sekitar 108 kalori.

Meskipun pembakaran kalorinya tidak sebanyak latihan aerobik, sebagian besar orang lebih menikmati latihan ini karena terasa menyenangkan. Selain membantu penurunan berat badan, pilates dapat mengurangi nyeri punggung bawah, meningkatkan kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas, daya tahan, dan meningkatkan kebugaran fisik. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

5 Penyebab Penuaan Dini pada Kulit, Paparan Sinar UV hingga Pola Hidup Tidak Sehat

5 Penyebab Penuaan Dini pada Kulit, Paparan Sinar UV hingga Pola Hidup Tidak Sehat

Penuaan dini pada kulit menjadi salah satu masalah yang kerap dikeluhkan, terutama ketika wajah mulai menunjukkan garis halus, kerutan, flek hitam, hingga kulit yang tampak kendur sebelum waktunya.

Mengenal Hiperglikemia dan Cara Pencegahannya, Waspadai Kadar Gula Darah Tinggi

Mengenal Hiperglikemia dan Cara Pencegahannya, Waspadai Kadar Gula Darah Tinggi

Kondisi ini kerap dikaitkan dengan penyakit diabetes melitus, tetapi juga dapat terjadi akibat faktor lain, seperti stres fisik, infeksi, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga gangguan dalam pengaturan hormon insulin.

Mengenal Triple Burden of Malnutrition, Tiga Masalah Gizi yang Mengancam Kesehatan Masyarakat

Mengenal Triple Burden of Malnutrition, Tiga Masalah Gizi yang Mengancam Kesehatan Masyarakat

Triple burden of malnutrition menjadi tantangan kesehatan masyarakat karena mencakup tiga persoalan sekaligus, yakni kekurangan gizi, defisiensi zat gizi mikro, serta kelebihan berat badan dan obesitas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer