
NASIHATUL Khoiriyah, S.Pd menjadi guru Raudhatul Athfal (RA) sejak 1995. Setahun kemudian, dia juga mengajar TPQ. Khoiriyah tak kesulitan untuk membagi waktu mengajar.
Sebab, kegiatan RA mulai pagi dan mengajar TPQ saat siang dan sore. ’’Alasan saya untuk kemaslahatan umat. Selagi kita masih hidup, maka pergunakan dengan kegiatan sebaik - baiknya,’’ ucap kepala RA Ihyaul Ulum Pucang Telu Kecamatan Kalitengah tersebut.
Dalam pengajaran di TPQ, Khoiriyah juga bertemu anak usia dini. ’’Intinya senang dengan dunia anak-anak,’’ imbuh ketua PC IGRA Kalitengah itu.
Saat hari libur datang, dia lebih suka menghabiskan waktunya di rumah bersama keluarga. Hal berbeda dilakukan saat liburan semester. Khoiriyah memilih bepergian, jalan - jalan bersama keluarganya. Sebab, saat libur semester, semua anggota keluarganya bias liburan.
’’Liburan satu semester sekali, biasanya ziarah, ke Malindo,’’ tutur perempuan paro abad ini.
Jika ziarah, maka pilihannya wali lima di Jatim. Jika berwisata, maka kadang ke Kota Malang, Nganjuk, atau Simpang Lima Gumul Kediri. Kebetulan, Khoiriyah memiliki keluarga di Nganjuk. ’’Sangat senang sekali,’’ ujar ibu dua anak ini. (sip/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




