Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

M. Abdullah, Kangen Lodeh Khas Bojonegoro

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
(IST/RDR.BJN)
(IST/RDR.BJN)

 


Advertisement

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro -mulai merantau di luar Bojone­goro sejak kuliah, M. Abdullah sering kali merasa kangen aroma sayur lo­deh khas kota kelahirannya.

Terlebih ketika di luar. Karena, sa­yur lodeh Bojonegoro memiliki cita rasa berbeda dari daerah lain. Tepatnya aroma yang dihasilkan da­ri kecambah ale.  

’’Rasa lodeh Bojonegoro tidak ada yang mengalahkan,” ungkap Konsul­tan PT Rayakonsult tersebut.

Advertisement

Mes­ki semua makanan daerah menurut dia me­narik. Namun, ma­kanan khas Bojone­goro tetap di hati. Bah­kan, tidak ha­nya lodeh, dia me­nyukai se­mua ma­kanan Bo­jo­ne­goro. ’’Semua masakan Bojonegoro enak,” tuturnya. (yna/msu)

Advertisement
Editor : Hakam Alghivari
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bikin Kangen, 7 Motor Bebek Paling Ikonik Sepanjang Masa, Nomor 2 Bikin Generasi 2000-an Flashback

Bikin Kangen, 7 Motor Bebek Paling Ikonik Sepanjang Masa, Nomor 2 Bikin Generasi 2000-an Flashback

Ada satu masa ketika suara motor bebek menjadi irama paling akrab di jalanan Indonesia. Sebelum motor matic mendominasi hampir seluruh sudut kota seperti sekarang, motor-motor inilah yang mengantar orang bekerja, pergi s

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

Penurunan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Bojonegoro dari 5.610 menjadi 2.794 anak patut diapresiasi. Namun, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada penurunan angka administratif.

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Predikat Bojonegoro sebagai daerah penghasil padi terbesar nomor satu di Jawa Timur belum sepenuhnya menjamin harga beras di pasaran tetap terjangkau. Harga beras di tingkat toko justru mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 16 ribu per kilo

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer