Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anita Wijayanti Hobi Membaca hingga Aerobik

KM

 

Anita Wijayanti, Waka Kesiswaan MAN 1 Bojonegoro (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
Anita Wijayanti, Waka Kesiswaan MAN 1 Bojonegoro (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)


Advertisement

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Anita Wijayanti memiliki kebiasaan membaca saat memanfaatkan waktu luang. Wakil Kepala Kesiswaan MAN 1 Bojonegoro tersebut rutin menyempatkan waktu membaca sebelum tidur. Juga, saat perjalanan.

Berawal dari hobi membacanya, ia mengembangkan kepenulisan. Menulis artikel, esai, jurnal, hingga karya tentang perjalanan hidup pribadi, ujarnya.

Sesibuk apapun kegiatannya, Anita menyempatkan olahraga. Memilih aerobic karena olahraga ringan. Biasanya dua hingga tiga kali seminggu dengan durasi sekitar satu jam.

Advertisement

Guru dekat dengan para siswanya ini menginspirasi karena menempuh pendidikan mulai dasar hingga strata dua (S-2) 80 persen dengan beasiswa. Ada rasa haru saat mengingat pencapaian penuh perjuangan ini, ujarnya. (ewi/rij)

Advertisement
Editor : M. Yusuf Purwanto
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Windawati Laily Nuraini: Menulis Aktivitas Sehari-Hari

Windawati Laily Nuraini: Menulis Aktivitas Sehari-Hari

MENULIS bagi Windawati Laily Nurainu merupakan suatu kemewahan. Tak hanya sekadar menulis diari dan meluapkan emosi, tapi lebih dari itu.

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

Penurunan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Bojonegoro dari 5.610 menjadi 2.794 anak patut diapresiasi. Namun, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada penurunan angka administratif.

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Predikat Bojonegoro sebagai daerah penghasil padi terbesar nomor satu di Jawa Timur belum sepenuhnya menjamin harga beras di pasaran tetap terjangkau. Harga beras di tingkat toko justru mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 16 ribu per kilo

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer