BERBICARA di depan publik menjadi keahlian yang digeluti Fiona Maslumintang. Perempuan 17 tahun ini kerap menjadi MC, presenter, hingga pengisi suara untuk berbagai kegiatan dan konten video.
Ketertarikan Fiona bermula sejak duduk di bangku SMP. Saat itu, ia aktif sebagai anggota Rohani Islam (Rohis) dan sering dipercaya menjadi moderator maupun MC dalam acara keagamaan.
Dari mimbar sederhana itulah rasa percaya dirinya tumbuh. Ia mulai menikmati proses menyusun kata, mengatur intonasi, dan berdiri di hadapan banyak orang.
‘’Saya mulai menikmati proses berbicara di depan banyak orang dan menyampaikan pesan dengan baik,’’ katanya.
Minat di public speaking terus berlanjut hingga kini. Kemampuan yang dimiliki Fiona semakin terasah di jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi yang diambilnya di SMK 3 Bojonegoro.
Lingkungan sekolah yang memiliki studio siaran membuat kemampuannya semakin terasah. Juga kerap dipercaya mengisi voice over untuk promosi sekolah hingga dokumenter, sekaligus melatih mental berbicara di depan kamera.
Ada suka dan duka dalam prosesnya. Kepercayaan diri dan pengalaman baru menjadi ganjaran setiap tampil.
Namun, rasa gugup dan pengambilan suara berulang kerap menjadi tantangan. Meski begitu, Fiona tak surut.
Ia bercita-cita mengembangkan kemampuan komunikasi dan olah suara secara profesional, menapaki dunia penyiaran dan media dengan keyakinan yang terus dipupuk.
‘’Saya ingin mengembangkan kemampuan komunikasi dan olah suara agar bisa dimanfaatkan secara profesional. Khususnya, di bidang penyiaran dan dunia media,’’ pungkas gadis asal Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro tersebut. (ewi/msu)
Editor : Bhagas Dani Purwoko