SKILL Menari Dyas Shofa Marta Jazilla terus diasah, karena tari telah menjadi bagian hidup Dyas sejak kecil. Bahkan satu-satunya bidang yang didalami.
‘’Menari adalah satu-satunya keahlian yang dapat saya kembangkan sampai sekarang,” ungkap mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro itu.
Mahasiswi 18 tahun tersebut berlatih semua jenis tari. Baik tradisional maupun modern. Terlebih Dyas ingin menguasai semua jenis tari.
‘’Dua-duanya (tari tradisional dan modern) suka,” jelas mahasiswi jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi tersebut.
Dyas telah banyak tampil menari di berbagai acara di sekolah hingga kampus. Namun belum puas, mahasiswi asal Kabupaten Tuban tersebut ingin diundang dan tampil di luar acara lingkup sekolah dan kampus. Bahkan ingin menjadi penari profesional.
‘’Diberbagai acara sampai ujung dunia,” harapnya.
Dyas sadar mimpi dan cita-cita menjadi profesional tak mudah diraih. Tentu perlu kerja keras dan latihan rutin serta disiplin. Meski terkadang berlatih terus-menerus membuatnya kelelahan. Namun harus tatap dijalani demi meningkatkan kemampuan.
‘’Terdakang kekah ketika harus berlatih terus-menerus,” terangnya. (irv/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana