Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fatma Asih: Suka Merias sejak SMA 

D
Penulis: Dewi Safitri❯
SHE: Fatma Asih, Suka Merias sejak SMA 
SHE: Fatma Asih, Suka Merias sejak SMA 

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bagi Fatma Asih, make-up bukan sekadar polesan untuk mempercantik diri. Dari aktivitas merias wajah, perempuan 19 tahun itu menemukan cara untuk mengekspresikan diri sekaligus membangun rasa percaya diri.

Fatma, sapaan akrabnya, mulai tertarik dengan make-up sejak duduk di bangku SMA. Ketertarikan tersebut bermula dari kebiasaannya melihat berbagai tutorial makeup di TikTok dan Instagram. Rasa penasaran kemudian mendorongnya untuk mencoba sendiri.

Sejak saat itu, Dia terus belajar dan bereksperimen dengan beragam teknik maupun produk makeup. Ia kerap merias wajah untuk aktivitas sehari-hari, kegiatan kampus, hingga acara tertentu. Dari pengalaman tersebut, dia belajar memilih produk, menyesuaikan warna, serta menemukan teknik yang paling sesuai dengan karakter wajahnya.

Advertisement

"Bagian yang paling saya sukai adalah memakai complexion dan lip produk. Karena saya senang melihat perubahan wajah setelah make up selesai," ujar perempuan asal Kecamatan Kedewan, Bojonegoro tersebut.

Fatma menceritakan, perjalanan belajar makeup tidak selalu mulus. Tak jarang hasil riasan berbeda dari yang dibayangkan. Meski begitu, kesalahan justru menjadi pengalaman berharga. Dari sana, Dia menemukan teknik baru dan semakin memahami riasan yang cocok untuk dirinya.

Ke depan, Fatma ingin terus mengasah kemampuan makeup. Ia berharap semakin percaya diri bereksperimen.

Advertisement

"Berharap suatu saat bisa memiliki kemampuan make up yang lebih profesional," pungkasnya. (ewi/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

Penurunan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Bojonegoro dari 5.610 menjadi 2.794 anak patut diapresiasi. Namun, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada penurunan angka administratif.

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Predikat Bojonegoro sebagai daerah penghasil padi terbesar nomor satu di Jawa Timur belum sepenuhnya menjamin harga beras di pasaran tetap terjangkau. Harga beras di tingkat toko justru mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 16 ribu per kilo

Ita Nur Faizah, Jadwalkan Hiking Tiap Bulan

Ita Nur Faizah, Jadwalkan Hiking Tiap Bulan

Layaknya Ita Nur Faizah, tak tahu jelas kapan hobi itu muncul, tapi bagi perempuan akrab disapa Ita itu, mendaki dan travelling adalah bagian dari kebahagiaan hidup.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer