Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kaniya Fadilla Rahmadhani: Langganan Jadi Juara

Y
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 


Advertisement

JADI juara di setiap kenaikan kelas menjadi impian banyak pelajar. Tak terkecuali Kaniya Fadilla Rahmadhani. Dia mengaku pencapaiannya kini tak lepas dari rasa bangga menjadi langganan juara kelas saat duduk di bangku sekolah dasar (SD).

 Juga, juara lomba-lomba saat duduk di sekolah menengah pertama (SMP). "Aku dapat juara 2 di kelas 1, 2, 3, 5, dan 6. Kelas 4 itu lagi Covid-19 terus turun peringkatnya. Di madrasah semacam ngaji kitab itu juga juara 2 terus tiap semester," ucap Alumnus SMPN 3 Baureno ini.

Tak hanya itu, pelajar yang kini kelas X SMAN 1 Babat itu juga meraih prestasi nonakademik. Berhasil menjadi juara 1 tari kreasi se-kecamatan, juara 3 lomba cipta puisi se-Bojonegoro, hingga juara 3 tari tradisional se-provinsi.

Advertisement

"Aku juga ikut lomba pidato antarkelas dan menang. Terus pramuda garuda juga. Kemarin waktu lulus SMP jadi juara paralel 8," katanya. Di sela mengejar prestasi akademik dan nonakademik, pelajar 16 tahun ini juga tetap menyempatkan hobinya menulis.

Biasa dijadikan narasi sesuai mood atau suasana hati saat itu. Bagaimanapun perasaannya selalu ia tulis. "Kalau hobi lainnya aku suka menari. Ikut beberapa kelas tari dari TK, SD, SMP, sampai sekarang. Awalnya penasaran terus tahu batas kemampuan jadi seperti keterusan gitu," ungkap Kaniya.

Di samping itu, ia juga aktif mengikuti berbagai ekstrakurikuler. Dari jutsu, tari, hingga dewan penegak. Menurutnya, karena bisa mengasah kemampuan. "Kalau dulu SMP pernah ikut jurnalistik. Tapi, sekarang sulit bagi waktu jadi cuma bantu teman di ekstrakurikuler itu, misal cari siapa teman yang menang lomba," katanya. (yna/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pengeboran Minyak Pernah Dilakukan di Wilayah Desa Sekaran Bojonegoro Tahun 1908

Pengeboran Minyak Pernah Dilakukan di Wilayah Desa Sekaran Bojonegoro Tahun 1908

Penasaran dengan sejarah minyak di Bojonegoro? Arsip koran Belanda 1908 ungkap ambisi pengeboran minyak di Baureno yang berawal dari rembesan lantung di sawah warga.

Eka Mareta Nurjannah: Suka Memasak

Eka Mareta Nurjannah: Suka Memasak

Mahasiswi Program Studi Statistika dan Sains Data Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro ini gemar bereksperimen.

Layanan Bus Sekolah Gratis di Blora, Harap Rute Dipeluas

Layanan Bus Sekolah Gratis di Blora, Harap Rute Dipeluas

Akses transportasi menuju sekolah menjadi sasaran awal layanan bus sekolah gratis di Kabupaten Blora. Pada tahap pertama, bus dengan layanan 25 kursi ini menjangkau koridor Desa Gagakan, Kecamatan Kunduran, menuju sejumlah sekolah di wilaya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer