Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Susanti Rahaya: Tertantang Buat Media Pembelajaran

M
Penulis: M. Irvan Romadhon❯
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO
ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO

 


Advertisement

INOVASI menjadi sesuatu yang terus diupayakan oleh Susanti Rahaya. Terutama inovasi dalam dunia pendidikan untuk menciptakan media pembelajaran. Sehingga bisa mewarnai dunia pendidikan denga karya.

Guru SMA Plus Al Fatimah tersebut tertarik dengan hal hal yang berkaitan dengan upaya transformasi pendidikan anak Indonesia. Terdapat media pembelajaran telah dibuat dan diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar.

Media pembelajaran tersebut juga dibagikan ke guru-guru lain. Sehingga menjadi solusi bagi rekan guru lainnya yang belum sempat membuat media pembelajaran. Akibat terkedala waktu dan banyak aktivitas.

Advertisement

‘’Media pembelajaran yang dibuat dipublikasikan di media sosial,” ungkapnya.

Guru 35 tahun tersebut merasa ketika banyak waktu luang, ide lancar dan keadaan sehat menjadi modal untuk semangat dalam membuat media pembelajaran. Namun tantangan terjadi ketika waktu dimiliki tak banyak akibat aktifitas atau pekerjaan lainnya.

‘’Media pembelajaran ini ada nilai perjuangannya,” ujarnya. (irv/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Guru di Desa Sudu Kampanyekan Pilah Sampah sejak Dini

Guru di Desa Sudu Kampanyekan Pilah Sampah sejak Dini

Pemerintah Desa Sudu bersama Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI) menggelar pelatihan pemilahan sampah bagi para tenaga pendidik di Balai Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (28/10)

Ratusan Guru Ikuti Pelatihan Perkuat Pembinaan OSN di Unigoro

Ratusan Guru Ikuti Pelatihan Perkuat Pembinaan OSN di Unigoro

Perwakilan EMCL, Joni Wicaksono, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memotivasi guru dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi sains.

Cerpen Radar Bojonegoro: Meretas Dupa Panas oleh Ahmad Fanani Mosah

Cerpen Radar Bojonegoro: Meretas Dupa Panas oleh Ahmad Fanani Mosah

GEBYAR Tahun ajaran baru mengandung gebrakan baru. Setidaknya demikian yang terlintas tanpa batas seorang kepala sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer