Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sisa Pagu PPDB Tertinggi di SMPN 1 Temayang dan Sugihwaras

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
Ilustrasi siswa dan guru
Ilustrasi siswa dan guru

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - SMPN 1 Temayang dan SMPN 1 Sugihwaras menjadi sekolah yang menyisakan pagu terbanyak pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.


Advertisement

Hingga jalur zonasi ditutup 30 Maret lalu di kedua SMPN tersebut terdapat 69 pagu kosong. SMPN 1 Temayang dan SMPN 1 Sugihwaras menjadi dua dari 33 SMPN yang tak memenuhi pagu.

Meski begitu, SMPN 1 Temayang dan SMPN 1 Sugihwaras mengklaim mendapatkan siswa tambahan dari tahap pemenuhan dan distribusi. Sehingga sisa pagu belum terisi terus berkurang.

Kepala SMPN 1 Temayang Ufar Ismail mengatakan, belum terpenuhinya pagu karena lulusan SD dan MI setiap tahun menurun. Selain itu, banyak yang melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren.

Advertisement

‘’Pondok pesantren di luar maupun dalam Bojonegoro,” ungkapnya.

Ufar mengaku pada tahap pemenuhan dan distribusi yang saat ini berlangsung mendapat tambahan pendaftar. Sehingga jumlah siswa baru diperkirakan akan memenuhi lima rombongan belajar (rombel).

Selain itu, nantinya diprediksi akan ada siswa pindahan dari pondok pesantren. Terlebih berkaca pada tahun lalu ada tambahan siswa yang tidak betah di pondok pindah ke SMPN 1 Temayang.

Advertisement

‘’Terpenting kami berkomiten menyukseskan wajib belajar 12 tahun,” jelasnya.

Kepala SMPN 1 Sugihwaras Fatkhan mengatakan, kondisi hampir sama dengan sekolah lain yang pagu belum terpenuhi. Jumlah lulusan di wilayah Sugihwaras sekitar 457 siswa. Namun, tidak semua mendaftar di SMPN 1 Sugihwaras, terlebih jarak jauh.

‘’Di Sugihwaras ada dua SMP negeri dan MTs,” terangnya.

Fatkhan mengaku saat ini dari delapan rombel sudah terisi sekitar lima rombel. Namun masih ada kesempatan bagi pendaftar untuk mengisi tiga rombel tersisa.

‘’Kemungkinan masih ada yang mendaftar,” ungkapnya. (irv/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lebih dari Seribu Anak Berkebutuhan Khusus di Blora Masih Tak Sekolah

Lebih dari Seribu Anak Berkebutuhan Khusus di Blora Masih Tak Sekolah

Jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Blora masih sekitar 2.900 anak. Angka tersebut turun dari data awal sebanyak 3.869 anak setelah dilakukan verifikasi dan pemadanan data.

Fenomena Pengangguran Terdidik, Ketika Gelar Sarjana Tak Menjamin Pekerjaan

Fenomena Pengangguran Terdidik, Ketika Gelar Sarjana Tak Menjamin Pekerjaan

Memiliki gelar sarjana selama ini kerap dianggap sebagai salah satu jalan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan meningkatkan taraf hidup.

Kupas Potensi Dana Abadi Daerah Bidang Pendikan Bojonegoro: Mengonversi SDA Menjadi SDM

Kupas Potensi Dana Abadi Daerah Bidang Pendikan Bojonegoro: Mengonversi SDA Menjadi SDM

Guna mewujudkan mimpi besar itu, paparan Bappeda merincikan roadmap pencapaian akumulasi pokok Dana Abadi dengan target fantastis mencapai Rp 3 Triliun pada kurun waktu 2026-2030.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer