
BLORA, Radar Bojonegoro - Program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) direncanakan menyasar siswa-siswi dengan semua latar belakang agama.Pihak sekolah mulai persiapkan diri. Kurukulum diproyeksikan menguatkan literasi sekaligus karakter religius masing-masing pelajar.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Blora Sunaryo mengungkapkan, kurikulum SSN menyinergikan dengan kurikulum Kurikulum Merdeka. Rencananya, akan dimulai serentak pada tahun ajaran 2024/2025, tepatnya pada Juni mendatang di jenjang PAUD, TK, SD dan SMP.
’’Program yang dicanangkan pak Bupati ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam penerapan pengetahuan keagamaannya,” jelasnya. Sunaryo mengatakan, SSN diselenggarakan pada pembelajaran intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
Sehingga, siswa dapat mendalami dan mengembangkan sikap dan perilaku religius yang berguna bagi diri dan lingkungannya. Hal itu dalam rangka menunjang pengembangan karakter menuju Profil Pelajar Pancasila. ’’Materi SSN nantinya memuat praktik keagamaan bagi siswa dari semua agama yang dianutnya meliputi Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu,” paparnya.
Kepala SMPN 1 Blora Ainur Rofiq mengaku telah mempersiapkan perangkat sekolah untuk mendukung program SSN. Pihaknya mendukung karena tidak ada diskriminasi, semua siswa/i dengan semua latar belakang agama dapat hak yang sama.
’’Sekolah kami sudah mempersiapkan, kebetulan sekolah kami juga punya guru Katolik dan Kristen,” ucap dia. Ia menjelaskan, program SSN penting untuk diaplikasikan. Sebab, jam pendidikan agama yang disediakan kurikulum saat ini terasa masih kurang.
Terutama dalam penguatan perilaku dan akhlak siswa. ’’Jadi, ketika diterapkan nanti yang Islam melaksanakan kegiatan SSN, yang agama Kristen dan Katolik dilayani sesuai kurikulum SAS (sekolah Alkitab siswa),” tambahnya.
Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan, muatan pembelajaran SSN nantinya berupa materi yang urgen dan kontekstual. Materi disusun sesuai dengan kultur budaya masyarakat Kabupaten Blora dan kontekstual. Sehingga, memudahkan siswa kelak saat hidup bermasyarakat.
’’Diharapkan siswa akan memiliki karakter beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berahlak mulia sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila,” katanya. (luk/bgs)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




