Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mulai Sinkronisasi ANBK Jenjang SD di Bojonegoro

Y
Penulis: Yuan Edo Ramadhana❯
Ilustrasi Kurikulum Merdeka (Ainur Ochiem/RDR.BJN)
Ilustrasi Kurikulum Merdeka (Ainur Ochiem/RDR.BJN)

 


Advertisement

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Singkronisasi asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) berlangsung mulai kemarin (4/8). Singkronisasi dilakukan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana. Mulai dari komputer dan jaringan internet.

Terlebih minggu depan, tepatnya 7 hingga 10 Agustus mendatang simulai ANBK akan digelar.

Kepala SDN Kadipaten 3 Bojonegoro Siti Sujami’ah mengatakan, sarana dan prasarana di sekolahnya sudah siap untuk menggelar ANBK. Sehingga akan menggelar secara mandiri tanpa harus menumpang di sekolah lain.

Advertisement

Sujami’ah mengaku semua SD di wilayah kota diperkirakan sudah siap. Sekolah bisa masuk (login) ke server ANBK.

Pelaksanaan singkronisasi ANBK jenjang SD sudah berlangsung. Dilanjutkan dengan simulasi pada 7 hingga 10 Agustus mendatang. Sedangkan pelaksanaan ANBK SD baru digelar Oktober mendatang.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro Fathur Rokim mengatakan, untuk simulasi tidak ada jadwal resmi atau jadwal detail.

Advertisement

Masing-masing sekolah dibebaskan melaksanakan simulasi sesuai tanggal. Untuk jenjang SD mulai kemarin hingga 7 hingga 10 mendatang.

Rokim menjelaskan simulasi lebih ditekankan pada uji coba kelancaran sistem dan jaringan. Sebagian bisa dengan atau tanpa siswa.

Telebih untuk latihan siswa ada di gladi bersih dengan jadwal tersendiri. 

Geladi bersih ANBK SD akan digelar 9 hingga 12 Oktober untuk tahap pertama. Sedangkan tahap kedua berlangsung 16 hingga 19 Oktober. (irv/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

ATS Bojonegoro Tersisa 2.794 Anak, Dari Jumlah Sebelumnya 5.610

ATS Bojonegoro Tersisa 2.794 Anak, Dari Jumlah Sebelumnya 5.610

Jumlah anak tidak sekolah (ATS) menurun drastis dari 5.610 anak di awal 2026  hingga kemarin (5/11) di dasbor ATS Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (kemendikdasmen) menyisakan 2.794 ATS.

Lebih dari Seribu Anak Berkebutuhan Khusus di Blora Masih Tak Sekolah

Lebih dari Seribu Anak Berkebutuhan Khusus di Blora Masih Tak Sekolah

Jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Blora masih sekitar 2.900 anak. Angka tersebut turun dari data awal sebanyak 3.869 anak setelah dilakukan verifikasi dan pemadanan data.

Fenomena Pengangguran Terdidik, Ketika Gelar Sarjana Tak Menjamin Pekerjaan

Fenomena Pengangguran Terdidik, Ketika Gelar Sarjana Tak Menjamin Pekerjaan

Memiliki gelar sarjana selama ini kerap dianggap sebagai salah satu jalan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan meningkatkan taraf hidup.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer