RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Program Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra) kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Blora. Program yang diisi dengan kegiatan salat subuh berjemaah, zikir, dan sedekah subuh ini secara konsisten diselenggarakan setiap selapan atau 35 hari sekali untuk menyantuni anak-anak yatim piatu seKabupaten Blora.
Kemarin (12/10) Gastra dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora. Tidak hanya jajaran ASN Pemkab Blora, masyarakat umum juga turut hadir mengikuti kegiatan yang diisi dengan salat subuh berjemaah hingga sedekah subuh untuk anak yatim piatu ini.
“Di Blora ini banyak anak yatim piatu. Pendataan terus kami lakukan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Kalau tidak salah ada sekitar 1.400 anak yatim, piatu, maupun yatim piatu,” ujar Ketua Baznas Blora, Sutaat.
Setelah penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, Bupati Arief Rohman mengajak seluruh tamu yang hadir untuk ikut memeluk anak-anak yang menerima santunan.
“Belum tentu adik-adik ini pernah merasakan pelukan kasih sayang dari orang tua mereka yang telah tiada. Maka, dalam kesempatan yang mulia ini, mari kita peluk adik-adik dengan penuh kasih. Sambil kita doakan semoga mereka kelak bisa menjadi generasi saleh salihah yang dapat mendoakan kedua orang tua mereka dan bermanfaat untuk sesama,” ucap Bupati.
Bupati berharap agar seluruh anak yatim piatu di Kabupaten Blora bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah. Hal inilah yang melahirkan ide program Gastra yang melibatkan seluruh ASN untuk membantu anak-anak yatim piatu. Terlebih, sedekah dilaksanakan seusai salat subuh, sehingga diyakini pahalanya lebih besar dan membawa keberkahan. (hul/zim)
Editor : Yuan Edo Ramadhana