Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkab Blora Adopsi Sistem Digitalisasi Pemkab Sumedang

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
KUNJUNGAN : Bupati Blora Arief Rohman bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat kunjungan di Sumedang.
KUNJUNGAN : Bupati Blora Arief Rohman bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat kunjungan di Sumedang.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemkab Blora berencana mengadopsi sistem tata kelola Pemkab Sumedang, Jawa Barat. Khususnya untuk digitalisasi layanan. Cara tersebut dinilai ampuh memperbaiki tata kelola pemerintahan, khususnya penguatan inovasi kinerja ASN.

Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan tujuan studi tiru tersebut untuk mencari referensi dan pembelajaran konkrit. Ia akui, nantinya digunakan sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan di Kabupaten Blora.

"Kami ingin memastikan bahwa kebijakan TPP ASN benar-benar menjadi instrumen strategis dalam mendorong kinerja, disiplin, dan profesionalisme aparatur, serta sejalan dengan prinsip akuntabilitas kinerja yang diamanatkan dalam SAKIP," imbuhnya.

Advertisement

Selain itu, pihaknya juga melibatkan Tim Inovasi dari Bapperida serta unsur BUMD Kabupaten Blora, guna mempelajari inovasi-inovasi yang diterapkan di Kabupaten Sumedang, khususnya yang berdampak pada peningkatan PAD.

"Kami berharap, melalui kunjungan kerja ini, terjalin diskusi yang terbuka, konstruktif, dan saling menguatkan, sehingga praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Kabupaten Sumedang dapat menjadi inspirasi dan referensi bagi Kabupaten Blora dalam melakukan pembenahan dan pengembangan ke depan," terangnya.

Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyampaikan, Kabupaten Sumedang secara konsisten memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai fondasi utama reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.

Advertisement

“Kami berdiskusi terkait digitalisasi pemerintahan, pelayanan publik, serta berbagai upaya peningkatan kinerja ASN. Kami juga membahas bagaimana program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih dapat diimplementasikan secara optimal di Kabupaten Sumedang,” ujarnya. (hul/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Barongan Blora Bidik Pengakuan UNESCO, Arief Perkuat Kolaborasi, Siswanto Dorong Ekosistem Seni

Barongan Blora Bidik Pengakuan UNESCO, Arief Perkuat Kolaborasi, Siswanto Dorong Ekosistem Seni

Langkah strategis itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Bupati Blora Arief Rohman dan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo.

Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Bupati Blora Arief Rohman pun mengingatkan pengelola agar tidak main-main dalam menata pedagang. Menurutnya, penempatan harus adil dan transparan. Praktik jual beli maupun penyewaan lapak kepada pihak lain juga dilarang.

Pertanian Organik Jadi Jalan Baru Ketahanan Pangan

Pertanian Organik Jadi Jalan Baru Ketahanan Pangan

Pengembangan pertanian organik menjadi salah satu langkah Bupati Blora Arief Rohman dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Gagasan tersebut terus dikembangkan melalui program percontohan, kol

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer