Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanah Turun Dua Meter, Empat Rumah di Desa Kemiri Terdampak

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
RUSAK PARAH: Kondisi rumah warga di Desa Kemiri, Kecamatan Jepon yang mengalami kerusakan. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)
RUSAK PARAH: Kondisi rumah warga di Desa Kemiri, Kecamatan Jepon yang mengalami kerusakan. (ACHMAD SYAEROYZI/RDR.BJN)

Advertisement

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Ancaman tanah gerak menghantui warga Desa Kemiri, Kecamatan Jepon. Terdapat empat rumah warga di RT 02/RW 01 desa setempat rusak parah akibat penurunan tanah setinggi dua meter. Kerusakan dipicu oleh retaknya sayap Bendungan Kemiri yang berada tepat di belakang permukiman.

Salah satu warga yang rumahnya terdampak, Suparjan mengaku bahwa pergerakan tanah tersebut satu minggu dan paling parah sejak tiga hari terakhir.

Advertisement

"Sampai rumah belakang dan kamar mandi terbawa," imbuhnya.

Suparjan mengatakan, setiap hari tanah mengalami pergerakan, yang berpengaruh penurunan  kontruksi rumah hingga genteng berjatuhan.

"Pagi, siang, malam terus gerak. Namun terasa bangunan pada retak empat hari yang lalu, kemudian disusul ada genteng berjatuhan, tanah terus bergerak," terangnya.

Kekhawatiran Suparjan memuncak saat melihat retakan tanah semakin lebar. Ia bahkan melarang anak-anaknya mendekati area rumah karena takut tertimpa reruntuhan bangunan atau genteng yang sewaktu-waktu bisa ambruk.

"Pergerakan ini karena sayap bendungan dan irigasi sudah tidak fungsi lagi, kemudian air mengikis tanah dan lama-kemalaman mengikis sebagian pondasi-pondasi rumah," ungkapnya.

Upaya mandiri bukannya tidak dilakukan. Suparjan mengaku sudah dua kali merenovasi rumahnya untuk menyiasati pergerakan tanah, namun sia-sia.

Suparjan mengaku, bendungan tersebut sudah ada sejak depalan tahun yang lalu. Namun ia sangat menyayangkan adanya bendungan justru berdampak buruk bagi masyarakat sekitar.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bojonegoro Punya Banyak Bendungan, Waduk, dan Embung, Ini Fungsinya Saat Musim Kemarau

Bojonegoro Punya Banyak Bendungan, Waduk, dan Embung, Ini Fungsinya Saat Musim Kemarau

Musim kemarau membuat keberadaan sumber dan tampungan air menjadi semakin penting bagi masyarakat. Di Kabupaten Bojonegoro, keberadaan bendungan, waduk, dan embung memiliki peran dalam menjaga ketersediaan air.

Audiensi Bendungan Karangnongko Buntu: Kepala Dinas PU SDA dan Perhutani Mangkir

Audiensi Bendungan Karangnongko Buntu: Kepala Dinas PU SDA dan Perhutani Mangkir

Audiensi penanganan dampak sosial Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Karangnongko kembali  berakhir tanpa kesimpulan alias buntu.

Oli Motor Cepat Berkurang? Kenali 7 Penyebab yang Sering Diabaikan

Oli Motor Cepat Berkurang? Kenali 7 Penyebab yang Sering Diabaikan

Oli motor yang cepat berkurang meski belum lama diganti jangan dianggap sepele. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya kebocoran, komponen mesin yang mulai aus, atau penggunaan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer