Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

SPPG Ngawen 1 Konsisten Sajikan Menu Daging Sapi, Minimal Sekali Seminggu

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
MENU MBG: Aneka menu MBG berbahan dasar daging sapi diolah oleh SPPG Ngawen 1.
MENU MBG: Aneka menu MBG berbahan dasar daging sapi diolah oleh SPPG Ngawen 1.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngawen 1, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, konsisten menyajikan menu daging sapi secara rutin dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menu berbahan dasar daging sapi tersebut disajikan minimal satu kali setiap pekan kepada ribuan penerima manfaat.

Mitra  SPPG Ngawen 1 Febrian Candra mengatakan, penyediaan menu daging sapi merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

“Kami di SPPG Ngawen 1 berkomitmen memberikan menu daging sapi seminggu sekali. Ini sudah menjadi komitmen sejak awal dapur beroperasi,” ujar Candra saat ditemui di SPPG Ngawen.

Advertisement

Candra menjelaskan, penyajian menu daging sapi telah dilakukan secara rutin sejak dapur mulai beroperasi pada 4 Agustus 2025. Untuk menjamin kualitas, pihaknya membeli sapi hidup yang kemudian disembelih sendiri.

“Kami membeli sapi hidup, kemudian kami jagal sendiri. Dagingnya kami ambil, sedangkan balungan dan jeroan tidak digunakan,” jelasnya. Saat ini, SPPG Ngawen 1 melayani sebanyak 3.949 penerima manfaat, mulai dari peserta didik sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui (B3).

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, terkadang satu ekor sapi masih belum mencukupi. “Kalau daging sapi masih kurang dari kebutuhan, kami tidak jarang membeli tambahan daging sapi di pasar,” ungkapnya.

Advertisement

Dalam pengolahannya, menu daging sapi disajikan secara bervariasi agar penerima manfaat tidak bosan. Beberapa menu yang kerap disajikan antara lain rendang, lapis daging, soto, hingga rawon, dengan bahan baku daging sapi berkualitas premium.

“Yang jelas kami memilih daging yang premium. Menu kami buat bervariasi, yang penting selalu berbeda, sekaligus untuk pemenuhan gizi yang terbaik. Komitmen ini kami terapkan sendiri di SPPG Ngawen 1,” tegasnya.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Ngawen 01 Novianti Lestari menyampaikan, bahwa pemberian menu daging sapi memiliki manfaat besar dalam memenuhi kebutuhan gizi makro dan mikro penerima manfaat.

“Zat gizi makro adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar, seperti protein. Sedangkan gizi mikro seperti vitamin dan mineral. Konsumsi daging sapi dapat membantu mengatasi permasalahan gizi keduanya,” jelas Novi.

Menurut Novi, daging sapi merupakan salah satu sumber protein terbaik yang sangat dibutuhkan tubuh, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui.

“Daging merah seperti daging sapi ini memiliki kandungan protein yang sangat baik. Konsumsi daging sapi juga mampu menekan angka anemia yang umumnya dialami ibu hamil. Untuk penerima manfaat B3 di SPPG Ngawen 01 sendiri jumlahnya mencapai 214 orang,” pungkas Novi. (hul/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tiga Hari Bangkai Pesawat Belum Diangkut, Petani Tembakau di Ngawen Blora Belum Ada Ganti Rugi

Tiga Hari Bangkai Pesawat Belum Diangkut, Petani Tembakau di Ngawen Blora Belum Ada Ganti Rugi

Salah satu petani terdampak, Susilowati, 47, warga Dukuh Banjarmlati, Desa Sarimulyo, mengatakan lahan tembakau miliknya memiliki luas sekitar setengah hektare. Hampir separuh tanaman terdampak akibat pesawat jatuh dan terbakar.

430 Pemuda Ngawen Masuk Desil 1-4, Program Mandiri Digelontor Rp 279 Juta

430 Pemuda Ngawen Masuk Desil 1-4, Program Mandiri Digelontor Rp 279 Juta

Persoalan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan/Kecamatan Ngawen, mendapat perhatian. Sebanyak 430 pemuda usia 16-30 tahun di wilayah tersebut tercatat masuk kelompok desil 1-4.

Tiga Warga Ditetapkan Tersangka, Kapolres Blora: "Kami Akan Usut Tuntas"

Tiga Warga Ditetapkan Tersangka, Kapolres Blora: "Kami Akan Usut Tuntas"

Kericuhan saat karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, berujung pengeroyokan terhadap dua anggota polisi. Tiga warga akhirnya ditetapkan ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer