NDUK - Komik benar-benar menjadi penghibur bagi Luluk Trisnawati, 29. Meski sudah bekerja dan mempunyai dua anak tak membuat wanita yang akrab disapa Luluk ini lepas dari hobinya. Justru komik menjadi salah satu teman terbaiknya dalam menghabiskan waktu sambil menyegarkan pikiran. Untuk bacaan bergambar tersebut, Luluk membaca lewat komik digital di internet dan buku.
Bidan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban ini mengatakan, tidak semua komik dibacanya. Lulusan Akademi Kebidanan Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban itu hanya membaca manga atau komik Jepang. Alasannya, alur cerita komik ala Negeri Sakura tersebut lebih seru dan mudah dipahami. ‘’Jalan cerita komik Jepang kadang tidak bisa ditebak, itu membuat ceritanya menarik untuk diikuti,’’ tutur dia.
Wanita yang tinggal di Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban itu mengatakan, meski dirinya gandrung dengan komik, dia memastikan tidak pernah membacanya ketika bekerja atau bertugas. Rutinitas menghibur diri tersebut hanya dilakukan ketika libur kuliah atau sedang tidak sif tugas. ‘’Kalau baca komik sering ketawa sendiri, jadi tidak baca waktu kerja. Takut mengganggu pasien,’’ ujar perempuan paramedis itu.
Wanita kelahiran Kecamatan Kedungpring, Lamongan itu mengatakan, komik yang dia favoritkan sebagian besar genre shoujo atau dalam bahasa Jepang artinya komik untuk cewek. Antara lain, The Bride of Water God, Adonis Next Door, Vampire Knight, Goong, dan lainnya. ‘’Sudah hobi baca komik, jadi kadang baca sambil momong anak,’’ tambah dia.
Editor : Bachtiar Febrianto