Indriana Tri Hartanti sudah mahir melukis sejak duduk di bangku SMA. Keahliannya itu dituangkan dalam aktivitasnya saat ini dengan menjadi seniman nail art atau seni lukis kuku. Menerima berbagai jenis motif lukis setiap lentik kuku pelanggan.
’’Tertarik pada dunia lukis kuku. Karena saat masih sekolah suka melukis,” ungkap perempuan asal Desa Patalan, Kecamatan Blora tersebut. Keahliannya dalam melukis itu terus dilatih.
Indriana beberapa kali juga mengikuti lomba seni lukis sejak duduk di SMA. Namun, melukis di kanvas, bukan di media kuku. Sehingga, saat ada lowongan pekerjaan, ia tak merasa canggung untuk menuangkan hobinya itu ke dalam dunia kerja.
Tentu, menuangkan lukisan di atas lentik jari butuh ketelitian. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat kuku pelanggan berbentuk kecil. ’’Butuh waktu untuk mendetailkan lukisan agar sesuai dengan motif yang diinginkan pelanggan,” ujarnya..
Menurutnya, motif paling susah dilukis berjenis marble, ia membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk merampungkan semua corak motif warna yang ada di kuku. Saat ini, peminat nail art cukup banyak di tengah perkembangan zaman. ’’Terutama anak-anak muda banyak yang berminat untuk menggunakan jasa nail art,” tukasnya. (luk/bgs)
Editor : Hakam Alghivari