Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DP4 Blora Dorong Perbaikan Gizi Melalui Pola Konsumsi Dengan Program Desa B2SA

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
KETAHANAN PANGAN: Bappenas menunjuk lima kecamatan dan empat desa/ kelurahan di Kabupaten Blora sebagai kawasan sentra produksi pertanian.
KETAHANAN PANGAN: Bappenas menunjuk lima kecamatan dan empat desa/ kelurahan di Kabupaten Blora sebagai kawasan sentra produksi pertanian.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora bersama TP PKK terus mengembangkan desa beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA). Upaya ini untuk mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas Bappenas usai meninjau Blora secara langsung.

Kabid Ketahanan Pangan DP4 Blora, Nugraheni Wahyu Utami menjelaskan, program B2SA bertujuan memperbaiki gizi masyarakat melalui pola konsumsi yang lebih sehat serta pemanfaatan pekarangan rumah.

‘’Program ini bersifat bantuan langsung yang diterima oleh kelompok pelaksana di desa,” ujarnya.

Advertisement

Nugraheni mengatakan, Bappenas telah menunjuk lima kecamatan dan empat desa/kelurahan sebagai kawasan sentra produksi pertanian. ‘’Di Blora ada lima kecamatan, yakni Blora, Jepon, Kunduran, dan Kedungtuban, serta empat desa yang ditetapkan sebagai sentra produksi pertanian oleh Bappenas,” tuturnya.

Dia berharap, melalui program ini masyarakat dapat mengembangkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga, meningkatkan perputaran ekonomi, sekaligus memperbaiki kualitas gizi masyarakat sekitar.

‘’Kami berharap kegiatan ini memberi dampak positif dalam penyelesaian masalah gizi. Selain untuk kebutuhan keluarga, hasilnya juga bisa dijual asalkan memenuhi kualitas yang baik,” terangnya.

Advertisement

Pada kesempatan tersebut, kelompok TP-PKK desa yang terpilih menerima bantuan keuangan daerah sebesar Rp 75 juta yang disalurkan dalam dua tahap.

‘’Bantuan Rp 75 juta ini dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama digunakan untuk pembuatan kebun, pengadaan bibit, pelaksanaan bimtek pengolahan pangan sebanyak 20 kali, pembuatan kolam sederhana, hingga kandang ayam sederhana. Semua akan didampingi oleh ahlinya,” tambahnya.

DP4 Blora juga telah membentuk tim teknis yang terdiri dari penyuluh pertanian, perikanan, peternakan, dan pendamping lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian program berjalan optimal.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman menekankan pentingnya ketahanan pangan sesuai arahan Presiden. Dia menyebutkan bahwa Blora memiliki potensi besar dalam sektor ini, mengingat Blora merupakan penghasil padi nomor lima dan penghasil jagung kedua terbesar di Jawa Tengah.

‘’Sesuai arahan Bapak Presiden, ketahanan pangan itu sangat penting. Dengan potensi yang ada, kita tentunya ingin mengawal agenda-agenda program prioritas Bapak Presiden Prabowo terkait dengan ketahanan pangan,’’ ujarnya. (hul/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Daerah “Kurang Subur” Justru Jadi Raja Beras Jatim, Lamongan Mulai Terancam Bojonegoro

Daerah “Kurang Subur” Justru Jadi Raja Beras Jatim, Lamongan Mulai Terancam Bojonegoro

Bagi Lamongan, status juara kini bukan lagi zona nyaman. Selisih hanya 179 ton dengan Bojonegoro adalah alarm keras bahwa dominasi bisa runtuh kapan saja. Sementara bagi Bojonegoro, momentum ini menjadi pembuktian bahwa

271 Desa di Blora Belum Atur Sewa Aset Jaringan Internet

271 Desa di Blora Belum Atur Sewa Aset Jaringan Internet

Potensi pendapatan asli desa (PADes) di Kabupaten Blora dari pemanfaatan aset untuk jaringan internet komersial belum tergarap maksimal. 

DPD Partai Golkar Bojonegoro Panasi Mesin Partai hingga Tingkat Desa

DPD Partai Golkar Bojonegoro Panasi Mesin Partai hingga Tingkat Desa

Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, usai agenda Rakerda dan Pelantikan Pimpinan Keceamatan Partai golkar se-Kabupaten Bojonegoro di Hotel Dewarna mengatakan, konsolidasi organisasi menjadi fokus utama

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer