Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Risiko Sleep Call yang Jarang Disadari: Romantis di Luar, Bahaya di Dalam

Bhagas Dani Purwoko
RISIKO: Kenali 5 risiko berbahaya rutin melakukan sleep call dengan pasangan.
RISIKO: Kenali 5 risiko berbahaya rutin melakukan sleep call dengan pasangan.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Sleep call, obrolan santai sebelum tidur sambil mendengar napas pasangan di ujung telepon, kini jadi salah satu “ritual cinta” favorit anak muda Gen Z.


Advertisement

Rasanya manis, hangat, dan bikin tenang. Tapi di balik momen romantis itu, ternyata ada sisi gelap yang sering diabaikan dalam sleep call. Karena risikonya berbahaya di dalam tubuh. Berikut 5 risiko sleep call yang wajib diwaspadai:

1. Gangguan Pola Tidur

Banyak orang mengira sleep call bikin cepat tidur, padahal sering kali justru sebaliknya. Cahaya ponsel, suara obrolan, atau notifikasi kecil bisa menunda waktu istirahat. Akibatnya, tubuh jadi kekurangan tidur dan sulit fokus di keesokan harinya.

Advertisement

Menurut beberapa ahli kesehatan, waktu tidur yang terganggu secara rutin dapat memicu kelelahan kronis, stres, hingga gangguan hormon. Kalau ini berlangsung lama, bukan hanya kesehatan tubuh yang menurun, tapi juga kestabilan emosimu.

2. Ketergantungan Emosional

Sleep call bisa memperkuat koneksi emosional, tapi juga bisa menumbuhkan rasa ketergantungan yang tidak sehat.

Advertisement

Ketika kamu terbiasa tertidur hanya setelah mendengar suara pasangan, kamu mulai kehilangan kemampuan untuk menenangkan diri sendiri.

Dan kalau suatu malam tidak bisa sleep call, rasa cemas dan gelisah bisa muncul begitu saja.

3. Kurang Ruang Pribadi

Setiap hubungan butuh batas. Tapi sleep call sering kali membuat dua orang merasa harus selalu terhubung, bahkan di waktu istirahat. Hal ini bisa mengikis ruang pribadi dan menimbulkan tekanan emosional.

Dalam jangka panjang, ini dapat memicu kejenuhan, emosi tak stabil, atau bahkan konflik kecil yang muncul tanpa sebab jelas.

4. Tidur Bersama, tapi Tidak Benar-Benar Istirahat

Tubuh butuh istirahat total tanpa gangguan. Saat tidur sambil terhubung lewat telepon, otak tetap aktif mendengarkan suara pasangan. Ini membuat tidur jadi tidak dalam, dan kualitasnya menurun.

Efeknya? Kamu mungkin bangun dengan tubuh lelah meski durasi tidur sudah cukup.

5. Tidak Semua Hal Perlu Dihubungkan ke Romansa

Kedekatan emosional memang penting, tapi romantis tidak selalu berarti harus terus-terusan terhubung. Terkadang, menjaga jarak dan memberi ruang justru jadi bentuk cinta yang lebih matang.

Sleep call bisa jadi bentuk kasih sayang yang manis, asal dilakukan dengan bijak. Jangan sampai hubungan yang seharusnya menenangkan justru menguras energi dan tidurmu.

Kadang, cinta yang sehat itu bukan tentang selalu bersama, tapi tahu kapan harus memberi jeda untuk saling beristirahat. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Minum Kopi Setiap Hari, Apakah Aman bagi Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Minum Kopi Setiap Hari, Apakah Aman bagi Kesehatan Jantung? Ini Penjelasannya

Kopi menjadi salah satu minuman yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang terbiasa mengawali pagi dengan secangkir kopi, baik untuk menghilangkan kantuk maupun meningkatkan konsentrasi sebelum beraktivitas.

Waspada Penyakit di Awal Musim Hujan, DBD hingga Leptospirosis Mengintai

Waspada Penyakit di Awal Musim Hujan, DBD hingga Leptospirosis Mengintai

Memasuki awal musim hujan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang berpotensi muncul akibat genangan air, lingkungan yang lembap, serta buruknya kebersihan lingkungan.

Mengenal Shin Splint, Nyeri Tulang Kering yang Perlu Diwaspadai Penderita Obesitas

Mengenal Shin Splint, Nyeri Tulang Kering yang Perlu Diwaspadai Penderita Obesitas

Kondisi yang dalam istilah medis dikenal sebagai medial tibial stress syndrome (MTSS) ini sering dialami pelari dan orang yang melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer