RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bupati Blora Arief Rohman beri apresiasi agenda Kirab Cemani. Agenda yang digelar pada bulan Suro di Pendapa Pengayoman tersebut akan patenkan dan rutin agendakan setiap tahun oleh para sedulur sikep.
’’Kirab Cemani ini harus dipatenkan, sebagai peringatan setiap bulan Suro,” ujar Gunretno usai agenda Kirab Cemani di Pendapa Pengayoman Samin Surosentiko. Gunretno mengutarakan, dawuh Mbah Samin Surosentiko disimbolkan dalam kirab.
Meneguhkan dan meneruskan apa yang diajarkan kepada Sedulur Sikep. Agenda Kirab Cemani baru dilaksanakan dua kali. Rencananya, bakal dilaksnaakan rutin setiap bulan Suro. Namun, tanggalnya menyesuaikan waktu luang masing-masing Sedulur Sikep.
’’Untuk tanggalnya kami mengedepankan berembuk dengan dulur-dulur,karena bulan suro ini semua Sedulur Sikep biasanya pada laku (melakukan ritus),” katanya. Pada acara tersebut, Sedulur Sikep berdatangan dari berbagai daerah.
Seperti Kabupaten Pati, Kudus, Bojonegoro, Madiun, Ponorogo dan Grobogan. Setiap kabupaten ada beberapa desa yang hadir. ’’Seperti halnya dari Kudus, ada beberapa desa (yang hadir),” terangnya.
Bupati Arief mengapresiasi terselenggaranya Kirab Cemani Sedulur Sikep. Langkah yang diinisiasi Sedulur Sikep tersebut merupakan upaya untuk menghidupkan kebudayaan di Blora. acara yang diselenggarakan setiap tahun selalu memberikan inspirasi dan guyub rukun.
’’Tentu dari Pemkab akan terus mendukung upaya pelestarian kebudayaan ini,” katanya. Arief mengungkapkan, beberapa program pemkab juga disinergikan dengan masyarakat Samin. Seperti pertanian organik, penamaan RSUD Randublatung, rencana penulisan sejarah dan beberapa program lainnya. (luk/bgs)
Editor : Bhagas Dani Purwoko