
LAMONGAN, RadarLamongan - Lamongan FoodFestival (Laffest) dan Ramadan Fashion Parade 2024ditutup Bupati LamonganYuhronur Efendi Minggumalam (31/3). Kegiatan untukmenggairahkan produkUMKM lokal itu sudah berlangsungselama tiga hari.
Kepala Dinas Koperasidan Usaha Mikro LamonganEtik Sulistyani mengatakan,ajang tahunan inimenjadi etalase beragamkuliner khas dari 27 kecamatandi Lamongan. Antaralain, nasi boran, nasimuduk, dan manuk terukkhas Sekaran. Serta, beragamjajanan produksi dariUMKM Lamongan.
“Berbeda dari sebelumnya,Laffest ini diselenggarakanbersamaan dengan Ramadanfashion parade yangdiikuti 22 desainer dan 50tenan UMKM yang terdiridari 30 tenan kecamatan dan20 tenan desainer,” ujarnya.
Etik bersyukur selama tigahari perputaran ekonomimencapai Rp 200 juta. “Alhamdulillah,seluruh UMKMyang terlibat merasa terbantudengan kegiatan sepertiini,” terangnya.Bupati Lamongan, YuhronurEfendi, mengapresiasi atassuksesnya Laffest yang digelarDinas Ko
perasi dan UsahaMikro bersama DisperindagLamongan dan DekranasdaLamongan. Bupati Yes banggadengan banyaknya desainerlokal yang karyanya sudah tembusnasional. Kegiatan ini jugasebagai upaya promosi danpengenalan banyaknya kulinerkhas Lamongan. “Terima kasihkepada semua yang terlibatsemoga kegiatan ini bermanfaatuntuk seluruh masyarakatLamongan,” terangnya.
Dalam kesempatan itu,Bupati Yes menyerahkanpenghargaan bagi UMKMterbaik dan UMKM denganpendapatan terbanyak melaluiaplikasi kasir pintar. (rka/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





