
LAMONGAN, Radar Lamongan - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Lamongan mengusulkan 3.588 formasi untuk usulan PPPK dan CPNS.
Kepala BKPSDM, Shodikin, menjelaskan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sudah diminta mengusulkan kebutuhan pegawainya bulan lalu. Usulan formasi disesuaikan dengan analisis jabatan, analisis beban kerja (Anjab ABK).
Hasil usulan itu dikirim ke pusat untuk ditetapkan jumlah formasi yang disetujui. “Usulan sudah kita laporkan ke pusat. Untuk berapa yang disetujui masih menunggu,” ujarnya.
Shodikin menjelaskan, usulan rekrutmen PPPK terdiri atas 2.664 tenaga teknis, 76 guru, dan 157 tenaga kesehatan (nakes). Jika ditotal, maka mencapai 2.897 tenaga.
Sedangkan usulan CPNS terdiri atas 511 tenaga teknis, 76 guru, dan 104 nakes. Total jumlahnya 691 tenaga.
Shodikin mengatakan, usulan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dari masing - masing OPD. Saat ini, jumlah pegawai di Lamongan terus berkurang. Meski ada tenaga baru dari seleksi PPPK, ada juga PNS yang masuk purna. Sehingga salah satu tujuan merekrut pegawai untuk mengganti posisi yang purna. Apalagi daerah tidak diperbolehkan merekrut tenaga non-ASN atau honorer.
Shodikin mengaku belum mendapatkan edaran resmi mengenai seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2024. Pihaknya baru mengusulkan kebutuhan formasi setelah diminta pusat. Jumlah formasi yang disetujui, dinasnya belum tahu.
Menurut dia, berdasarkan informasi, perekrutan CASN harus sudah tuntas pada akhir Desember 2024. Ada kemungkinan tes dilaksanakan pertengahan tahun. “Akhir Januari usulan dari masing-masing OPD baru diserahkan, kemudian diajukan ke pusat untuk persetujuan,” tuturnya. (rka/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





