RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang ditarget beroperasi tahun ini. Setelah melalui proses pembangunan bertahap sejak 2023. Namun, hingga kemarin (24/9) belum beroperasi.
Berdasar laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, pembangunan RS Wilayah Selatan ini telah dilakukan dengan pagu anggaran sebanyak Rp 20,5 miliar pada 2023 lalu.
Dilanjutkan dengan pembangunan tahap dua dengan anggaran Rp 50,9 miliar di 2024. Kemudian, pembangunan pagar rumah sakit Temayang senilai Rp 923,6 juta di 2025 dan penataan kawasan halaman Rumah Sakit Temayang yang dianggarkan sekitar Rp 2 miliar juga di tahun ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Susmiati membenarkan, bahwa RSUD Temayang akan mulai dibuka dan beroperasi di 2025 ini. Untuk progres pembangunan saat ini, masih pembenahan di bagian luar dan dalam.
‘’Insya Allah semua persiapan bisa selesai tahun ini. Saat ini masih pembenahan bagian luar dan dalam,’’ terangnya.
Khoyrul, pemuda Desa/Kecamatan Temayang mengatakan, menyambut senang rencana pembukaan RSUD Temayang. Dengan begitu, masyarakat Bojonegoro, khususnya wilayah selatan tidak perlu jauh-jauh lagi ke kota untuk mendapat pertolongan. Karena, jarak yang jauh bisa mengakibatkan kesalahan fatal. Mengingat, satu detik sangat berarti bagi nyawa seseorang.
‘’Secara tidak langsung, dengan adanya RSUD ini juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Seperti, pada masyarakat yang berjualan di sekitar rumah sakit nantinya,’’ kata alumni S1 Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga Surabaya tersebut.
Dia berharap, dengan adanya RSUD Temayang ini juga bisa membuka lowongan pekerjaan. Khususnya, untuk putra-putri lokal daerah. Tidak hanya pada tenaga kesehatan, tapi juga bisa di berbagai lainnya. Seperti pada bagian administrasi, office boy (OB), satpam, dan tenaga kerja lainnya.
‘’Besar harapan saya agar lowongan pekerjaan dibuka juga diutamakan untuk putra-putri lokal daerah. Sehingga, dapat mengurangi nilai pengangguran di Bojonegoro,’’ harapnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana