Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Puasa terhadap Kesehatan Mata

M
Penulis: Muhammad Suaeb❯

dr. Afif Maulana, Dokter Spesialis Mata RS Aisyiyah Bojonegoro – Anggota IDI Cabang Bojonegoro
dr. Afif Maulana, Dokter Spesialis Mata RS Aisyiyah Bojonegoro – Anggota IDI Cabang Bojonegoro


Advertisement

 

RAMADAN sering dikaitkan manfaat kesehatan tubuh secara umum. Namun, bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan mata? Banyak pasien bertanya apakah puasa membuat mata lebih kering, cepat lelah, atau justru lebih sehat. Jawabannya tidak sesederhana “baik” atau “buruk”, karena sangat bergantung pada kebiasaan harian selama berpuasa.

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan cairan selama belasan jam. Kondisi ini dapat memicu dehidrasi, yaitu kekurangan cairan tubuh. Salah satu dampaknya adalah berkurangnya produksi air mata. Air mata bukan sekadar “air”, tetapi lapisan pelindung yang menjaga permukaan mata tetap lembab, jernih, dan nyaman. Jika produksinya menurun, seseorang bisa mengalami mata kering.

Advertisement

Mata kering ditandai rasa perih, mengganjal seperti ada pasir, mata merah, cepat lelah, bahkan penglihatan bisa terasa buram sesaat. Pada orang yang sudah sering menatap layar gawai atau komputer berjam-jam, keluhan ini bisa terasa lebih berat saat puasa.

Selain itu, perubahan pola tidur selama Ramadan  juga berpengaruh. Waktu istirahat yang berkurang dapat menyebabkan mata terasa tegang dan sensitif terhadap cahaya. Kurang tidur membuat otot-otot mata lebih mudah lelah, sehingga aktivitas visual seperti membaca atau bekerja di depan layar terasa lebih berat.

Namun, puasa juga memiliki sisi positif. Pola makan yang lebih teratur saat sahur dan berbuka dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Ini penting bagi penderita diabetes, karena gula darah yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah halus di retina (lapisan saraf mata yang berfungsi menangkap cahaya). Kondisi ini dikenal sebagai retinopati diabetik, salah satu penyebab kebutaan tersering pada usia produktif.

Advertisement

Lalu, bagaimana menjaga mata tetap sehat saat puasa? Pertama, penuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka. Jangan menunggu haus. Kedua, batasi paparan layar dan terapkan aturan istirahat mata setiap 20 menit dengan melihat objek jauh selama 20 detik. Ketiga, cukup tidur agar mata mendapat waktu pemulihan. Keempat, konsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin A dan Omega-3, seperti sayuran hijau, telur, dan ikan.

Bila memiliki riwayat mata kering berat atau penyakit mata tertentu, penggunaan tetes mata pelumas dapat membantu. Tetes mata pelumas adalah cairan steril yang berfungsi menggantikan air mata alami untuk menjaga kelembaban mata.

Singkatnya, puasa tidak merusak kesehatan mata bila dijalani dengan pola hidup yang tepat. Kunci utamanya adalah hidrasi cukup, istirahat memadai, dan kebiasaan visual yang sehat. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mitos atau Fakta? Konsumsi Wortel dapat Menyehatkan Mata bahkan Menyembuhkan Mata Minus?

Mitos atau Fakta? Konsumsi Wortel dapat Menyehatkan Mata bahkan Menyembuhkan Mata Minus?

Wortel memang mengandung beta-karoten, senyawa yang akan diubah tubuh menjadi vitamin A. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga fungsi retina, terutama dalam membantu penglihatan saat kondisi cahaya redup.

8 Kedai Ramen Kaki Lima dan Fusion Paling Hits di Surabaya

8 Kedai Ramen Kaki Lima dan Fusion Paling Hits di Surabaya

Mau makan ramen rasa autentik tanpa bikin kantong jebol? Coba sensasi makan di kedai Yatai kaki lima dan cicipi ramen unik rasa Carbonara di Surabaya. Ada opsi halal dan non-halal. Cek lokasinya di sini!

BI Ungkap Alasan Struktur Utang Masih Sehat

BI Ungkap Alasan Struktur Utang Masih Sehat

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia mencapai 453,4 miliar dolar AS pada triwulan II 2026. Meski nilainya meningkat 4,4 persen secara tahunan, Bank Indonesia (BI)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer