Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Tragedi Maut RS PKU Muhammadiyah: Polisi Telah Rampung Periksa 25 Saksi, Hasil Labfor Sudah Diterima

Yuan Edo Ramadhana • Rabu, 16 April 2025 | 20:12 WIB
KECELAKAAN KERJA: Polres Blora melakukan olah TKP putusnya lift crane di proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2). (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
KECELAKAAN KERJA: Polres Blora melakukan olah TKP putusnya lift crane di proyek pembangunan Gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Sabtu (8/2). (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kelanjutan kasus tragedi lift crane putus pada proyek RS PKU Muhammadiyah Blora yang menewaskan lima pekerja masih menimbulkan tanda tanya. Sebab, kepolisian setempat belum bisa menetapkan tersangka. Namun, wacana gelar perkara usai hasil laboratorium forensik (labfor) keluar itu akan segera dilaksanakan.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, mengatakan pihaknya sudah mengantongi hasil labfor dari Polda Jateng. ’’Dari insiden tersebut akan ada penetapan tersangka dan akan kami rilis,” jelasnya.

Hingga saat ini, menurutnya, barang bukti yang dapat dikumpulkan dari tempat kejadian perkara (TKP) atau proyek pembangunan RS PKU Muhammadiyah Blora sebanyak sepuluh benda, yang digunakan penyidikan atas insiden itu.

’’Salah satunya adalah bekas rangka lift crane. Selain itu juga ada gearbox, gigi gearbox, serbuk di dalam gearbox, dan kawat sling gearbox,” ujarnya. Menurutnya, kasus tersebut sudah masuk tahap terakhir dan akan dilakukan gelar perkara.

Terlebih, pihaknya sudah mengantongi keterangan 25 orang yang masih berstatus saksi. Baik dari pihak Muhammadiyah, pekerja proyek, hingga keluarga korban. ’’Statusnya masih saksi. Belum ada penetapan tersangka,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Blora AKP Selamet mengatakan, pihaknya akui akan segera menggelar perkara kasus tersebut. Ia akui, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. ’’Penyidikan masih berlanjut. Labfor ini kami jadikan bahan untuk penyidikan,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, Selasa (15/4).

’’Memang belum ada penetapan tersangka. Belum selesai. Masih ada gelar perkara nantinya. Nanti diinformasikan lagi,’’ tambahnya. (hul/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Gearbox #kapolres blora #AKBP Wawan Andi Susanto #RS PKU Muhammadiyah blora #RS PKU #muhammadiyah #blora #lift crane #Polres Blora