Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

76 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Blora Terima Remisi, Dua Napi Langsung Bebas

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
SAMBUT GEMBIRA: Sebanyak 76 warga binaan Rutan Kelas IIB Blora yang mendapat remisi umum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IST./RDR.BJN)
SAMBUT GEMBIRA: Sebanyak 76 warga binaan Rutan Kelas IIB Blora yang mendapat remisi umum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (IST./RDR.BJN)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) membawa kabar baik bagi 76 warga binaan Rutan Kelas IIB Blora. Dari jumlah tersebut, 74 warga binaan menerima remisi umum (RU) I. Sedangkan dua lainnya mendapatkan RU II, yang langsung mengakhiri masa pidana dan bisa kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Blora, Sugito mengatakan, remisi diberikan setelah warga binaan menjalani proses pembinaan dan menunjukkan perubahan perilaku selama berada di dalam rutan.

‘’Yang paling penting bukan sekadar berapa lama masa pidananya berkurang. Remisi ini harus menjadi penyemangat agar warga binaan terus menjaga sikap dan menunjukkan perubahan yang positif,” ujarnya

Advertisement

Dia menjelaskan, dari 76 penerima remisi, sebanyak 22 orang merupakan penerima remisi baru. Sementara 54 warga binaan lainnya mendapatkan remisi selanjutnya.

Berdasarkan perkara, penerima remisi terdiri atas 57 warga binaan kasus pidana umum (pidum), 14 perkara narkotika, empat perkara korupsi, serta satu orang dalam perkara illegal trafficking.

Advertisement

Besaran remisi yang diterima juga bervariasi. Sebanyak 22 orang mendapatkan remisi satu bulan, 11 orang dua bulan, 20 orang tiga bulan, 14 orang empat bulan, tujuh orang lima bulan, dan dua orang memperoleh remisi enam bulan.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi dilakukan oleh Bupati Blora dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Dua warga binaan penerima RU II turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai perwakilan penerima remisi sekaligus warga binaan yang mengakhiri masa pidananya.

Sugito berharap, warga binaan dapat menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk mempersiapkan diri sebelum kembali ke masyarakat. ‘’Setelah bebas nanti, tantangannya justru bagaimana mereka mempertahankan perubahan yang sudah dibangun selama di rutan. Kami ingin ketika kembali ke masyarakat,  mereka bisa membawa bekal keterampilan dan perilaku yang lebih baik,” pungkasnya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Baru 38 Ribu KK Warga Blora Terdaftar Perlindungan Sosial

Baru 38 Ribu KK Warga Blora Terdaftar Perlindungan Sosial

Hanya segelitir kepala keluarga (KK) di Blora yang terdaftar dalam  (perlinsos). Hingga kini hanya 38 ribu KK yang terdaftar perlinsos.

Gerakan Sedekah Koin Umplung ASN Blora Tembus Rp 1 Miliar

Gerakan Sedekah Koin Umplung ASN Blora Tembus Rp 1 Miliar

Koin umplung yang dikumpulkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Blora tak sekadar recehan. Dari gerakan sedekah rutin itu, dana santunan anak yatim berhasil terkumpul hingga Rp 1 miliar.

Empat Madrasah di Kabupaten Blora Kebagian Banpres

Empat Madrasah di Kabupaten Blora Kebagian Banpres

Empat madrasah di Kabupaten Blora masuk daftar penerima Bantuan Presiden (Banpres), untuk program rehabilitasi madrasah 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer