Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baru 38 Ribu KK Warga Blora Terdaftar Perlindungan Sosial

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
PENANGGUHAN: Dinsos P3A Blora mendata 575 KPM mengajukan reaktivasi bansos dari 6.250 KPM yang ditangguhkan. (IST./RDR.BJN)
PENANGGUHAN: Dinsos P3A Blora mendata 575 KPM mengajukan reaktivasi bansos dari 6.250 KPM yang ditangguhkan. (IST./RDR.BJN)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Hanya segelitir kepala keluarga (KK) di Blora yang terdaftar dalam perlindungan sosial (perlinsos). Hingga kini hanya 38 ribu KK yang terdaftar perlinsos.  Dinas Sosial, Perlindungan Perempuan, dan Anak (Dinsos P3A) Blora menargetkan 340 ribu KK  se-Kabupaten Blora terdaftar perlinsos hingga Tahun 2027.

Kepala Dinsos P3A Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi mengatakan, saat ini terdapat 3.589 agen perlinsos yang sudah terdaftar. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah agar jangkauan pendataan semakin luas.

Menurut dia, agen perlinsos tidak hanya membantu mendata warga, tapi juga menjadi sarana untuk menemukan masyarakat yang selama ini belum tersentuh bantuan sosial. Termasuk warga yang sebenarnya membutuhkan, tapi belum masuk dalam pendataan.

Advertisement

‘’Kami juga ingin melakukan registrasi ulang terhadap warga yang seharusnya mendapatkan bantuan, tetapi belum masuk data,’’ ujarnya.

Luluk menjelaskan, keterlibatan masyarakat juga diperlukan untuk membantu mengevaluasi ketepatan sasaran penerima bantuan. Sebab, kondisi ekonomi warga bisa berubah, namun data yang tercatat belum tentu menggambarkan keadaan terkini.

Advertisement

‘’Misalnya ada masyarakat yang sebenarnya sudah mampu, tetapi masih masuk desil 4. Ini juga bisa kita sisir melalui agen perlinsos. Jadi, pendataan ini membantu melihat kondisi masyarakat yang sebenarnya,’’ jelasnya.

Dia menambahkan, seluruh masyarakat bisa berpartisipasi menjadi agen perlinsos. Proses pendaftarannya dilakukan melalui aplikasi dengan syarat utama memiliki identitas kependudukan digital (IKD) yang sudah aktif.

Calon agen selanjutnya memasukkan NIK, melakukan verifikasi wajah, mencantumkan nomor telepon seluler aktif, serta menyetujui persyaratan yang tersedia dalam aplikasi.

‘’Petunjuknya sudah ada di dalam aplikasi. Masyarakat tinggal mengikuti alur yang tersedia. Kami berharap semakin banyak warga yang menjadi agen, sehingga pendataan lebih luas dan bantuan sosial bisa semakin tepat sasaran,’’ pungkasnya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gerakan Sedekah Koin Umplung ASN Blora Tembus Rp 1 Miliar

Gerakan Sedekah Koin Umplung ASN Blora Tembus Rp 1 Miliar

Koin umplung yang dikumpulkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Blora tak sekadar recehan. Dari gerakan sedekah rutin itu, dana santunan anak yatim berhasil terkumpul hingga Rp 1 miliar.

Empat Madrasah di Kabupaten Blora Kebagian Banpres

Empat Madrasah di Kabupaten Blora Kebagian Banpres

Empat madrasah di Kabupaten Blora masuk daftar penerima Bantuan Presiden (Banpres), untuk program rehabilitasi madrasah 2026.

271 Desa di Kabupaten Blora Belum Atur Sewa Jaringan Internet

271 Desa di Kabupaten Blora Belum Atur Sewa Jaringan Internet

Pemanfaatan aset desa untuk jaringan internet komersial di Kabupaten Blora belum memberikan pemasukan bagi pemerintah desa. Dari total 271 desa di Blora, belum ada satu pun yang memiliki peraturan desa (Perdes) sebagai landasan pengaturan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer