Praditya Andi Setiyawan dan Shidqie Fawwaz Caraka, Juara 1 Bojonegoro Coding Fest 2026

Praditya Andi Setiyawan dan Shidqie Fawwaz Caraka berhasil menyabet gelar Juara 1 dalam ajang bergengsi Bojonegoro Coding Fest 2026.
M. IRVAN RAMADHON, Bojonegoro
FOKUS dua murid SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro menghadap layar komputer di laboratorium kemarin (27/10). Kedua pasang mata dua murid tersebut hampir tak berkedip memperhatikan layar. Jemari salah satu murid tersebut cekatan menggeser tetikus. Sesekali keduanya berdiskusi.
Kedua murid tersebut adalah Praditya Andi Setiyawan kelas 8C dan Shidqie Fawwaz Caraka kelas 9C. Dua murid itu merupakan juara 1 dalam Bojonegoro Coding Fest 2026. Keduanya berhasil meraih juara usai mengalahkan peserta lain dari berbagai SMP di Bojonegoro.
"Sangat senang dan tidak menyangka bisa keluar sebagai juara pertama. Awalnya kami hanya berharap bisa masuk 10 besar, tapi alhamdulillah hasilnya jauh melebihi harapan," ungkap Pradit setelah pengumuman pemenang.
Pencapaian tersebut mengundang rasa haru, senang, dan bangga dari segenap keluarga besar sekolah. Pasalnya, hasil ini jauh melampaui ekspektasi awal tim yang semula hanya menargetkan untuk menembus posisi 10 besar.
Baca Juga: Naomi Adriela Yundzira, Mewakili Jawa Timur di Ajang Miss Indonesia 2026: Wujudkan Mimpi Masa Kecil
Kemenangan keduanya tak lepas dari proses persiapan matang yang dijalani. Sebelum kompetisi dimulai, Pradit dan Caka tekun mempelajari teknologi Teachable Machine serta mengasah logika pemrograman untuk merangkai kode-kode aplikasi.
Perjalanan meraih trofi utama tersebut tidaklah tanpa hambatan. Saat pelaksanaan perlombaan berlangsung, tantangan berat sempat menguji ketenangan kedua murid berusia 14 tahun itu. Kendala teknis berupa pemadaman listrik yang terjadi beberapa kali di arena lomba sempat mengganggu jalannya penyelesaian proyek coding. Namun, berkat ketenangan dan ketangguhan mental, mereka mampu mengatasi kendala tersebut hingga titik akhir.
Di balik keberhasilan murid asal Kelurahan Kadipaten dan Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro itu, terdapat dukungan masif dari berbagai pihak. Pihak sekolah memfasilitasi penuh kebutuhan sarana, prasarana, serta ruang latihan yang memadai. Dukungan moral dari teman-teman sejawat yang terus memberi semangat, serta doa dan sokongan tanpa henti dari orang tua sejak masa persiapan hingga pelaksanaan lomba, menjadi kunci penting keberhasilan keduanya.
‘’Prestasi semoga dapat menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi siswa-siswi lainnya untuk terus bereksplorasi dan berprestasi di bidang teknologi dan sains,” ungkap Caka. (*/msu)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


