Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pertamina Klaim Stok Elpiji 3 Kilogram Aman Meskipun Warga Kalitidu Alami Kesulitan

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 16 Mei 2025 | 18:33 WIB
LANGKA LAGI: Gas elpiji kemasan 3 kilogram kembali langka di Kecamatan Kalitidu. Para pelaku usaha kecil dan PKL sangat terdampak. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
LANGKA LAGI: Gas elpiji kemasan 3 kilogram kembali langka di Kecamatan Kalitidu. Para pelaku usaha kecil dan PKL sangat terdampak. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kesulitan warga di Kecamatan Kalitidu tentang kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram, mendapat tanggapan dari  PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus

Dipastikan stok aman, dengan  catatan membeli langsung ke pangkalan resmi.

Sementara itu, diprediksi permintaan meningkat pascaramadan hingga September mendatang. ‘’Terkait stok sendiri kami pastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,’’ ujar Area Manager Comm, Rel. & CSR PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi, Rabu (14/5).

Dia mengatakan, menanggapi informasi beredar bahwa minggu ini masyarakat kembali mengeluhkan kelangkaan elpiji subsidi 3 kg. Tidak hanya klaster rumah tangga tapi juga berdampak ke pedagang kaki lima.

Pihaknya mengaku melalui sales area untuk klaster Bojonegoro telah melakukan pengecekan lapangan termasuk agen dan pangkalan setempat. Hasilnya stok dipastikan aman.

"Dengan catatan pembelian langsung ke pangkalan resmi Pertamina. Kami selalu mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pembelian langsung melalui pangkalan resmi, selain jalur resmi distribusi dengan kualitas dan kuantitas terjamin, masyarakat juga mendapatkan harga sesuai HET (harga eceran tertinggi), Rp 18 ribu per tabung,’’ klaim Ahad.

Dia menambahkan, di sisi pangkalan lebih memprioritaskan penjualan ke konsumen langsung dibanding ke pengecer. Hal ini yang mendasari keluhan pengecer sebagai pembatasan stok.

Selain aspek distribusi, kondisi seperti ini sering dialami saat musim tertentu yang mengakibatkan konsumsi elpiji 3 kg itu meningkat.

‘’Sama halnya seperti dialami masyarakat Kecamatan Kalitidu. Setelah Ramadan sampai September depan adalah musik tanam di mana banyak masyarakat yang menggunakan elpiji 3 kg untuk omprongan pengeringan tembakau yang berimbas meningkatnya konsumsi elpiji 3 kg,’’ katanya.

Sebelumnya, warga dan pedagang kaki lima di Kecamatan Kaliidu mengeluhkan kesulitan membeli elpiji subsidi 3 kg. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#kalitidu #pedagang kaki lima #pertamina patra niaga #elpiji 3 kg #pertamina #elpiji 3 kilogram #Jatimbalinus #bojonegoro #kelangkaan elpiji #rumah tangga #epliji #pangkalan resmi #elpiji subsidi