Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS, Pasar Menanti Arah Kebijakan BI

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup pada level Rp17.985 per dolar AS, menguat 0.28 persen. (PINTEREST/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup pada level Rp17.985 per dolar AS, menguat 0.28 persen. (PINTEREST/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa (20/10). Mata uang Garuda ditutup pada level Rp17.985 per dolar AS, menguat 0,28 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di posisi Rp18.035 per dolar AS.

Pergerakan tersebut menjadi perhatian pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi global dan penantian terhadap arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI).

Berdasarkan laporan Market Update J Trust Bank yang diterbitkan pada Rabu (21/10), penguatan rupiah turut didukung oleh pelemahan dolar AS dan membaiknya pergerakan pasar saham domestik. Meski demikian, investor masih mencermati perkembangan kebijakan ekonomi dan kondisi pasar keuangan Indonesia.

Advertisement

Rupiah Sempat Bergerak di Kisaran Rp17.985

Dikutip dari laporan Suara.com, rupiah pada perdagangan Selasa (20/10), dibuka pada level Rp17.985 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg. Posisi tersebut menguat tujuh poin atau sekitar 0,04 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.992 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Bank Indonesia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah.

Ia memperkirakan rupiah berpotensi bergerak terbatas dengan kecenderungan menguat, seiring antisipasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI.

Namun, pergerakan mata uang domestik tetap bergantung pada sentimen pasar keuangan dan perkembangan kondisi ekonomi dalam negeri.

Data Pagi Ini Menunjukkan Pergerakan yang Berbeda

Sementara itu, dikutip dari ANTARA News pada Rabu (21/10), mencatat rupiah dibuka pada level Rp17.992 per dolar AS. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Berbeda dengan laporan tersebut, detikFinance melaporkan bahwa berdasarkan data Bloomberg pada Rabu pagi, dolar AS berada di level Rp17.982, melemah 10 poin atau sekitar 0,06 persen terhadap rupiah.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa nilai tukar dapat berubah mengikuti waktu pengamatan dan sumber data yang digunakan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Baru 38 Ribu KK Warga Blora Terdaftar Perlindungan Sosial

Baru 38 Ribu KK Warga Blora Terdaftar Perlindungan Sosial

Hanya segelitir kepala keluarga (KK) di Blora yang terdaftar dalam  (perlinsos). Hingga kini hanya 38 ribu KK yang terdaftar perlinsos.

Fenomena Generasi Sandwich, Anak Muda Terjebak Tanggung Jawab Finansial Keluarga

Fenomena Generasi Sandwich, Anak Muda Terjebak Tanggung Jawab Finansial Keluarga

Fenomena generasi sandwich semakin menjadi perhatian di tengah meningkatnya tantangan ekonomi masyarakat.

Rupiah Kembali Melemah ke Rp18.076 per Dolar AS Jumat Pagi, Tekanan terhadap Rupiah Berlanjut

Rupiah Kembali Melemah ke Rp18.076 per Dolar AS Jumat Pagi, Tekanan terhadap Rupiah Berlanjut

Mengutip data Bloomberg, rupiah pada Kamis sore terkoreksi 38 poin atau sekitar 0,21 persen ke posisi Rp18.060 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.022 per dolar AS.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer