Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS: 23 Persen Pekerja Bojonegoro Berstatus Berusaha Sendiri

D
FREELANCE: Para freelancer sedang fokus bekerja secara remote di EJSC Bakorwil. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)
FREELANCE: Para freelancer sedang fokus bekerja secara remote di EJSC Bakorwil. (DHANI WAHYU ALFIANSYAH/RADAR BOJONEGORO)

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Hampir seperempat tenaga kerja di Kabupaten Bojonegoro kini menggantungkan hidup dari usaha mandiri, tanpa bergantung pada status pegawai atau buruh perusahaan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro mencatat pada 2025, sebanyak 23 persen penduduk bekerja berstatus berusaha sendiri, menunjukkan tingginya peran usaha mandiri dan skala kecil dalam menopang ekonomi daerah.

Data BPS menunjukkan, status pekerjaan terbesar masih ditempati buruh, karyawan, pegawai dengan porsi sekitar 28 persen. Kepala BPS Kabupaten Bojonegoro Syawaluddin Siregar menjelaskan, bahwa komposisi tersebut mencerminkan karakter pasar kerja di daerah.

Advertisement

“Kalau kita lihat menurut status pekerjaannya, paling banyak 28 persen (berstatus) pegawai, buruh, karyawan,” ujarnya. Ia menambahkan, kelompok pekerja yang berusaha sendiri menempati posisi kedua terbesar. “Dan, 23 persennya berusaha sendiri, menempati posisi kedua terbesar.” imbuhnya.

Selain dua kelompok tersebut, BPS juga mencatat penduduk yang berstatus berusaha dibantu pekerja tidak tetap sebesar 20 persen, pekerja keluarga atau tidak dibayar 17 persen, pekerja bebas 10 persen, serta berusaha dibantu pekerja tetap sekitar 2 persen.

Secara keseluruhan, pada 2025, penduduk Bojonegoro yang bekerja di sektor informal mencapai 69,35 persen, sedangkan sektor formal sebesar 30,65 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih banyak bertumpu pada usaha mandiri, UMKM, dan pekerjaan nonformal. (dan/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ground Checking Selesai, Data Anomali DTSEN Masih Diproses BPS Bojonegoro

Ground Checking Selesai, Data Anomali DTSEN Masih Diproses BPS Bojonegoro

Proses ground checking (GC) atau verifikasi lapangan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Bojonegoro telah rampung pada Jumat (29/5). Tahap verifikasi ulang tersebut dilakukan setelah ditemukan sejumlah anomal

Buruh Rokok Keluhkan Harga Kebutuhan Pokok Kian Mahal

Buruh Rokok Keluhkan Harga Kebutuhan Pokok Kian Mahal

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk kalangan buruh. Dampak yang paling terasa adalah kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok yang semakin

Alisansi Buruh Suarakan 17 Tuntutan untuk DPRD Bojonegoro

Alisansi Buruh Suarakan 17 Tuntutan untuk DPRD Bojonegoro

Puluhan massa aksi Hari Buruh memadati halaman depan pintu masuk DPRD, kemarin (1/5) siang. Mereka menyuarakan 17 tuntutan. Aksi diwarnai sejumlah orasi dari berbagai elemen, mulai dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer