RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Aktivitas di Terminal Betek, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, terpantau relatif sepi pada Rabu (17/9). Meskipun terminal ini memiliki status sebagai terminal penumpang tipe B dan menjadi salah satu titik penting pemberhentian angkutan umum antar-kecamatan dan antarkota, namun jumlah penumpang yang datang maupun berangkat terlihat sangat terbatas.
Pantauan di lokasi menunjukkan hanya beberapa unit kendaraan angkutan umum masuk dan keluar terminal. Penumpang yang menunggu pun bisa dihitung jari, sebagian besar warga sekitar yang hendak menuju pasar tradisional atau melakukan perjalanan singkat ke pusat kota.
Suasana di ruang tunggu tampak lengang, hanya sesekali diisi oleh calon penumpang yang menunggu bus antarkota. Bahkan digunakan istirahat beberapa pengguna motor.
Menurut Ika Dwi Ana, warga Desa/Kecamatan Gondang, dulunya terminal ini ramai, sekarang hanya satu dua bis saja seperti bus Sang Engon saja.
“Sekarang sudah jauh beda. Banyak orang lebih milih naik motor sendiri, lebih cepat dan bebas berhenti di mana saja jadi hanya dikit bus yang ada, seperti bus sang engon itu pun satu dua saja,” ungkapnya.
Fenomena ini bukan hanya terjadi di Terminal Betek, melainkan menjadi bagian dari tren nasional, masyarakat semakin banyak menggunakan kendaraan pribadi atau moda alternatif seperti kereta api lokal, yang dianggap lebih efisien dan tepat waktu.
Namun, keberadaan terminal seperti Betek tetap dipertahankan oleh pemerintah karena dianggap vital dalam menjaga aksesibilitas transportasi umum, terutama di wilayah pedesaan yang belum seluruhnya terjangkau moda transportasi modern. (len/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana