Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Musim Hujan, Stok Blewah Tak Melimpah

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 2 April 2024 | 18:40 WIB
PANEN BLEWAH: Petani sedang mengangkut blewah hasil panennya. Karena memasuki musim hujan, stoknya tak melimpah.
PANEN BLEWAH: Petani sedang mengangkut blewah hasil panennya. Karena memasuki musim hujan, stoknya tak melimpah.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Blewah menjadi salah satu buah yang digandrungi masyarakat ketika puasa Ramadan, meski puasa tinggal beberapa hari blewah masih banyak dicari.

Bahkan, harganya mengalami penurunan. Sempat naik hingga Rp 7.000 per kilogram kini menjadi Rp 6.000 per kilogram. Namun, stok di lapangan sudah tak melimpah.

‘’Masa tanamnya hanya sekali ketika menjelang Ramadan,” kata Tutut Ayu Dwijayanti petani blewah asal Kecamatan Kedungadem Senin (1/4).

Menurut Ayu, blewah hanya ditanam saat jelang Ramadan karena memperhitungkan masa jual. Blewah kurang diminati ketika du luar bulan puasa.

Sebaliknya, sangat diminitai saat ini karena dianggap menyegarkan untuk melepas dahaga saat buka. Sehingga masa tanamnya hanya sekali. Namun, bisa dipanen beberapa kali. Dari dua kali, tiga kali, hingga lima kali.

‘’Untuk blewah saya sudah dipanen empat kali. Permintaan saat ini pun masih banyak. Tapi, ketersediaan mulai berkurang,” tambahnya.

Dia menjelaskan, masa tanam blewah hanya membutuhkan waktu dua bulan ketika musim kemarau. Dan, tetap bisa di musim hujan. Namun, membutuhkan perawatan ekstra.

Untuk mendapat hasil maksimal, membutuhkan perawatan intens. Pemupukan dan pengobatan harus rutin. Jika, tidak mudah terserang hama.

‘’Harganya naik turun. Tapi, mending saat ini dibanding hari biasa jika ada,” ungkapnya.

Yakni ketika hari biasa hanya sekitar Rp 1.000-2.000 per kilogram.

Saat Ramadan harga blewah Rp 5.000 per kilogram kemudian, naik menjadi Rp 7.000 per kilogram. Dan, saat ini stabil di kisaran Rp 6.000 per kilogram.

‘’Kami menjualnya ke pengepul atau pemborong. Pendistribusiannya hingga luar kota seperti Sidoarjo dan Jombang,” pungkas perempuan 23 tahun tersebut. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#puasa #bojonegoro #masyarakat #ramadhan #blewah