Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stok Beras di Blora Aman Hingga Akhir Tahun 2024

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
PASOKAN AMAN: Suasana salah satu pasar di Blora. Menjelang naratu   pasokan bahan pokok dipastikan aman.
PASOKAN AMAN: Suasana salah satu pasar di Blora. Menjelang naratu pasokan bahan pokok dipastikan aman.

BLORA, Radar Bojonegoro - Menjelang pergantian tahun, diperkirakan harga bahan-bahan pokok akan mengalami kenaikan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memastikan stok beras di gudang penyimpanan masih aman hingga akhir tahun. Sekitar 42 ton beras disiagakan untuk didistribusikan jika terjadi keadaan mendesak.


Advertisement

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora, Siti Masamah, memprediksi kenaikan harga bahan pokok di pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) karena kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.

"Hal ini mengacu pada Nataru 2023 lalu, di mana harga bahan pokok mengalami kenaikan," katanya.

Advertisement

Masamah menambahkan bahwa meskipun terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat, dampak kenaikan tidak terlalu signifikan. Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak perlu panik karena pemkab terus memantau harga bahan pokok menjelang akhir tahun.

"Setiap hari, Dindagkop memantau harga-harga menjelang Nataru," tegasnya.

Kepala Bidang Pangan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora, Nugraheni Wahyu Utami, memastikan cadangan beras hingga akhir tahun masih tersimpan rapi di gudang. Tercatat 67 ton gabah, yang jika digiling menjadi beras sebanyak 42 ton.

Advertisement

"Cadangan pangan berupa gabah 67 ton tersimpan di gudang," paparnya.

Nugraheni menjelaskan bahwa persediaan cadangan pangan digunakan pemkab jika terjadi keadaan darurat pangan atau insidentil, seperti paceklik.

"Cadangan beras akan berkurang jika ada perintah dan permintaan dari bupati untuk didistribusikan," jelasnya.

Pihaknya menegaskan bahwa jika tidak ada permintaan, cadangan beras tersebut akan disimpan dan digunakan lagi untuk kebutuhan tahun depan, terutama jika terjadi bencana atau daerah dalam keadaan rawan pangan.

"Sesuai instruksi Bapanas, pemda harus memiliki stok pangan di gudang untuk antisipasi," tambahnya. (luk/zim)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Beras Rojo Nogo Segera Dipasarkan, Meluncur Pertengahan Agustus

Beras Rojo Nogo Segera Dipasarkan, Meluncur Pertengahan Agustus

Masyarakat Bojonegoro masih harus bersabar jika ingin membeli Beras Rojo Nogo, produk beras premium milik Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri (BPM). Sebab, beras tersebut saat ini belum dipasarkan secara umum dan baru akan

BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri Luncurkan Beras Rojo Nogo: Perkuat Pangan Lokal dan Sejahterakan Petani

BUMD Bojonegoro Pangan Mandiri Luncurkan Beras Rojo Nogo: Perkuat Pangan Lokal dan Sejahterakan Petani

Direktur Bojonegoro Pangan Mandiri, M. Choirul Huda mengatakan, peluncuran Rojo Nogo menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam memperkuat ekosistem pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani

Hari Krida Pertanian: Sinergi Menjaga Pangan Mandiri Bojonegoro

Hari Krida Pertanian: Sinergi Menjaga Pangan Mandiri Bojonegoro

Direktur Utama Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri, M Choirul Huda mengatakan, telah menyiapkan sejumlah program di sektor hulu dan hilir pertanian. Program-program tersebut dilaksanakan secara kolaborasi dengan multipihak

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer