Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Warga Minta Pelebaran Saluran Air di Jalan Pattimura, DPKPCK Bojonegoro Masih Tutup Mulut

M. Irvan Romadhon • Rabu, 11 Februari 2026 | 07:30 WIB
PENANGANAN SEMENTARA: Pemasangan pompa untuk menyedot genangan air di Jalan Pattimura hanya untuk solusi sementara.
PENANGANAN SEMENTARA: Pemasangan pompa untuk menyedot genangan air di Jalan Pattimura hanya untuk solusi sementara.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Air yang selalu menggenang di Jalan Pattimura ketika hujan deras masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Meski saluran air dan trotoar di jalan tersebut baru selesai diperbaiki.

Namun, warga sekitar dan pengendara yang sering melewati Jalan Pattimura selalu disambut dengan genangan saat hujan deras. Seperti yang terjadi pada Senin (9/2) lalu.

Warga menilai saluran air kurang lebar, sehingga tak maksimal menampung air. Tentu perlu diperlebar agar genangan teratasi

Salah satu pengendara motor yang sering melewati Jalan Pattimura mengatakan Jalan Pattimura menjadi langganan tergenang ketika hujan deras terjadi. Baik sebelum saluran air dan trotoar dibangun maupun sesudah dibangun.

Namun usai dibangun, genangan surut lebih cepat dari sebelumnya. Berkisar 10 hingga 20 menit. Meski begitu genangan terjadi tentu menggangu pengguna jalan dan warga sekitar.

‘’Sekarang cepat karena mungkin gorong-gorong masih bersih usai pembangunan,” katanya.

Pemuda yang enggan disebutkan namanya tersebut memperkirakan genangan masih terjadi usai pembangunan akibat saluran air kurang lebar. Seharusnya ketika pembangunan dilakukan pelebaran. Terlebih jalan tersebut memang sudah langganan genangan.

‘’Saluran air masih sempit,” ujarnya.

Dia mengaku setelah pembangunan keramik trotoar juga sempat terlepas. Namun langsung diperbaiki. Selain itu, pemasangan tutup saluran air kurang rapi.

Sementara itu, Ketua Giri Foundation Rian Adi mengatakan, setiap program membutuhkan perencanaan yang matang. Melihat langganan banjir di Jalan Pattimura meski baru selesai dibangun, dianggap instansi terkait tidak memiliki perencanaan yang matang.

‘’Langganan tergenang itu (Jalan Pattimura), bukti kalau perencanaan tidak matang,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Satito Hadi belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi terkait adanya genangan pasca pembangunan seluran dan trotoar yang menelan APBD 2025 sebesar Rp 5 M.

Sebelumnya, genangan air sempat terjadi di Jalan Pattimura pada Senin lalu. Kabid Air Baku dan Irigasi Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro Bungku Susilowati mengatakan genangan air di Jalan Pattimura disebabkan karena hujan yang turun.

Sedangkan, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan sebelum dibangun dengan saat ini usai dibangun terdapat ada perbedaan. Terlebih sudah dipasang pompa permanen dan portable. Sehingga air hujan yang ngendon atau menggenang surut lebih cepat. (irv/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#jalan pattimura #Drainase #pu sda #trotoar #hujan deras #saluran #banjir #Hujan #genangan #dpkpck #DPKPCK Bojonegoro #bojonegoro #Saluran Air #Air