Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Tercatat 2.802 Warga Bojonegoro Positif Mengidap TBC

Yana Dwi Kurniya Wati • Senin, 26 Januari 2026 | 18:49 WIB
ILUSTRASI  TBC (AINUR OCHIEM/RDR/BJN)
ILUSTRASI TBC (AINUR OCHIEM/RDR/BJN)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Bagi warga yang batuk selama dua minggu tidak sembuh, sebaiknya segera periksa ke dokter. Sebab, tidak menutup kemungkinan mengidap penyakit TBC (tuberkulosis).

Angka gangguan kesehatan warga Bojonegoro yang menyerang paru-paru ini masih tinggi, dinas kesehatan (dinkes) setempat mencatat 19.116 warga terduga mengidap TBC selama 2025.

"Terduga adalah orang dengan gejala TBC. Batuk dua minggu tidak berhenti," jelas Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati.

Ninik menuturkan, penuntasan TBC menjadi prioritas nasional. Target jumlah terduga Bojonegoro di angka 14.763 orang.

Sementara, dinkes menemukan sebanyak 19.116 orang terduga atau 129 persen dari target. "Dari 19 ribu terduga ini ditemukan 2.802 orang positif atau 92,23 persen dari target 3.038 orang," jelasnya.

Menurut dia, seluruh pasien positif mengidap TBC melakukan pengobatan. Sedangkan, keberhasilan pengobatan mencapai 2.336 pasien atau 90,93 persen dari target 90 persen dari kasus diobati atau 2.569 pasien.

Masih banyaknya kasus TBC, Ninik mengimbau masyarakat lebih peduli kesehatan. Melalukan upaya temukan dan obati sampai sembuh atau TOSS. Masih ada harapan sembuh 100 persen jika mengikuti tatalaksana pengobatan.

"Jadi, atasi 3B yakni batuk bandel berdahak dengan 3A atau ajak mereka periksa ke layanan kesehatan, kalau positif awasi minum obat, dan ajak mereka kontrol untuk melihat kemajuan pengobatan. Sebetulnya TBC penyakit menular biasa yang bisa disembuhkan asal mengikuti tatalaksana pengobatan," tegasnya.

Dia menambahkan, agar masyarakat selalu berperilaku hidup bersih dan sehat. Menjaga lingkungan serta diri perseorangan.

"Tidak merokok, rajin olahraga atau aktivitas fisik yang cukup, dan makan buah dan sayur," tutur dia. (yna/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#dokter #paru-paru #tuberkulosis #TOSS #dinkes #TBC #Periksa #bojonegoro #gangguan kesehatan #penularan