BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya mengatasi segala permasalahan kekeringan yang terjadi. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PKPCK) dibangun 64 sarana air bersih Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) tahun ini. Pembangunan tersebar di 24 Kecamatan dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.
Kepala Bidang (Kabid) Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, program ini meliputi peningkatan dan perluasan sarana air bersih HIPPAM. Untuk peningkatan sarana air bersih HIPPAM ada di 45 desa. Sementara untuk perluasan sarana air bersih HIPPAM ada di 19 desa. Sehingga, totalnya terdapat 64 desa.
''64 sarana air bersih HIPPAM tersebut tersebar di 24 kecamatan," ujarnya.
Adapun 24 kecamatan tersebut meliputi, Kecamatan Kanor, Sumberrejo, Baureno, Kedungadem, dan Kepohbaru. Selanjutnya, Kecamatan Padangan, Tambakrejo, Ngraho, Margomulyo, Sekar, Bubulan, Temayang, Trucuk, Kasiman, dan Kalitidu. Juga, di Kecamatan Malo, Balen, Sugihwaras, Kapas, Dander, Bojonegoro, Gayam, Gondang, dan Ngasem.
Menurut Iwan, pembangunan sarana difokuskan pada daerah-daerah yang kesulitan air bersih dan yang belum terjangkau PDAM. ''Pengelolaan HIPPAM ini harus meliputi manajemen kelola yang baik dan pemberdayaan masyarakat lokal," imbaunya. (ewi/bgs)
Editor : Eka Fitria Mellinia