Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Jembatan Kedungjati, Penghubung Bojonegoro-Nganjuk Segera Ditutup

M. Yusuf Purwanto • Senin, 22 Agustus 2022 | 17:04 WIB
(M.NURCHOLIS/RDR.BJN)
(M.NURCHOLIS/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jembatan Kedungjati penghubung Bojonegoro-Nganjuk segera ditutup. Alasannya, akan ada perbaikan fondasi jembatan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina marga Provinsi Jatim bakal membuatkan akses sementara.

 

Kasi Pemeliharaan UPT DPU Bina Marga Provinsi Jatim di Bojonegoro Muharto mengatakan, penutupan jembatan sudah bisa dipastikan. Namun, masih belum ditentukan waktunya. Sebab, perbaikan jembatan tidak bisa dilakukan tanpa menutup akses jalan.

 

Sementara waktu, masyarakat diminta melintas di jalur darurat, dibuatkan di sebelah barat jembatan rusak. ‘’Itu agar arus lalu lintas Bojonegoro-Nganjuk tidak tergangggu,’’ tuturnya.

 

Jalur darurat itu tidak berupa jembatan. Namun, hanya berupa urukan tanah padat. Posisinya cukup tinggi. Sehingga, aman dilintasi.

 

Menurut Muhartono,  pembuatan jembatan sementara tidak memungkinkan dilakukan di jalur itu. Karena kendaraan yang melintas di jalur itu kendaraan besar-besar. Jembatan sementara dipastikan tidak akan bisa menahan beban kendaraan.

 

Muhartono belum bisa memastikan penyebab kerusakan fondasi jembatan. Namun, di lokasi jembatan itu ada proyek pengerjaan spillway Waduk Pacal. Berbagai kendaraan berat pengangkut material juga kerap melintas di jembatan itu. Baik material untuk proyek spillway maupun proyek lainnya di Bojonegoro.

‘’Kami terus berkoodinaasi dengan BBWS terkait itu. Saat ini masih akan terus dilakukan koordinasi untuk memastikan perbaikannya,’’ jelasnya.

 

Diperkirakan perbaikan jembatan itu berlangsung selama dua bulan. Sebab, kerusakan hanya terjadi pada bagian fondasi. Jalur darurat yang dibuatkan juga tidak akan bisa bertahan lebih lama. Terutama saat debit air waduk naik.

‘’Dua bulan pasti selesai. Waktu pengerjaan masih belum ditentukan,’’ tegasnya.

 

Saat ini, lanjutnya, kendaraan dengan tonase lebih dari 3 ton tidak bisa melintas di jembatan itu.

 

Sebelumnya, PPK Operasional BBWS Bengawan Solo di Bojonegooro Yosi Mahendra mengatakan, kerusakan jembatan itu sudah dikomunikasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jatim. Dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan membahas itu. ‘’Pertemuan itu akan menentukan siapa yang akan memperbaiki. Saat ini masih belum bisa dipastikan siapa yang akan melakukan perbaikan jembatan itu,’’ ungkapnya. (zim/msu) Editor : M. Yusuf Purwanto
#jembatan #Ditutup Sementara #Jembatan Kedung Jati #bojonegoro #bbws