Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IDI Bertekad Wujudkan Masyarakat Sehat Bermartabat

M
Penulis: M. Yusuf Purwanto❯
SELAMAT: Serah terima jabatan ketua IDI Cabang Bojonegoro dari dr Askan SpOG ke dr Pramono Apriawan W, MKM (Masa Bakti 2023-2026). (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
SELAMAT: Serah terima jabatan ketua IDI Cabang Bojonegoro dari dr Askan SpOG ke dr Pramono Apriawan W, MKM (Masa Bakti 2023-2026). (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bojonegoro gelar pelantikan pengurus baru. Dr. Pramono Apriawan Wijayanto, M.K.M. ditetapkan menjadi ketua IDI Cabang Bojonegoro. Pelantikan digelar Jumat (12/5) dirangkai seminar tentang menguatkan marwah kesejawatan dokter Indonesia dalam payung KODEKI dan halalbihalal.

Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bojonegoro Dr. Ani Pujiningrum, M.Kes, seluruh direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro, beberapa direktur rumah sakit (RS) swasta, ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta perwakilan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Bojonegoro. Total peserta hadir pelantikan mencapai 170 pengurus dan anggota IDI se-Bojonegoro.

Menurut Dr. Pramono, sapaannya. IDI Cabang Bojonegoro memiliki visi yang kuat. Yakni menciptakan dokter Indonesia beretika, mandiri, profesional, dan menjunjung tinggi kesejawatan.

Photo
Photo
BERMARTABAT: Pengurus dan Anggota IDI Cabang Bojonegoro berfoto bersama Ketua IDI Wilayah Jawa Timur setelah acara. IDI Cabang Bojonegoro bertekad wujudkan masyarakat sehat bermartabat. (ISTIMEWA FOR RDR.BJN)

Dan, memiliki misi meningkatkan nilai etik, kolegialitas, dan kesejawatan dokter Indonesia. Juga, mewujudkan dokter Indonesia tangguh, profesional, dan sejahtera. Meningkatkan sense of belonging  dan sense of participant  anggota terhadap organisasi IDI.

Dia mengatakan, IDI menjadi organisasi modern, profesional, dan terbuka. Serta mewujudkan masyarakat Indonesia sehat dan bermartabat. ‘’Kami harus melaksanakan visi dan misi IDI,” tutur Ketua IDI Cabang Bojonegoro Dr. Pramono.

Dia menambahkan, etika penting untuk dokter. Ketika beretika tahu apa yang benar dan salah. Serta, profesional mengemban amanah agar bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua IDI Bojonegoro periode sebelumnya, Dr. Askan Sp.OG (K), M.MKes. berpesan, dokter harus cakap pengetahuan hukum dan teknologi informasi yang terus berkembang. Dokter memiliki peran penting penanganan kesehatan masyarakat. Dokter juga harus paham hukum.

Ketua IDI Jatim Dr. Sutrisno, SpOG (K) mengatakan, penting adanya sinergi antara IDI dengan pemerintah daerah (pemda). ‘’Guna mewujudkan masyarakat sehat dan bermartabat,” pesannya. (yna)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

2.794 Anak di Bojonegoro Masih Berstatus ATS

Penurunan jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Bojonegoro dari 5.610 menjadi 2.794 anak patut diapresiasi. Namun, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada penurunan angka administratif.

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Harga Beras di Bojonegoro Masih Mahal, Tembus Rp 16.000 Per Kilogram

Predikat Bojonegoro sebagai daerah penghasil padi terbesar nomor satu di Jawa Timur belum sepenuhnya menjamin harga beras di pasaran tetap terjangkau. Harga beras di tingkat toko justru mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 16 ribu per kilo

Ita Nur Faizah, Jadwalkan Hiking Tiap Bulan

Ita Nur Faizah, Jadwalkan Hiking Tiap Bulan

Layaknya Ita Nur Faizah, tak tahu jelas kapan hobi itu muncul, tapi bagi perempuan akrab disapa Ita itu, mendaki dan travelling adalah bagian dari kebahagiaan hidup.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer