
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Keberadaan ruko-ruko yang mengelilingi Lapangan Gelora Randublatung, Blora menjadi sorotan. Pemerintah Kecamatan Randublatung mengusulkan penataan kawasan tersebut, agar lapangan kembali ke fungsi awalnya. Salah satu opsi yang diwacanakan adalah membongkar ruko yang berdiri di sekeliling lapangan.
‘’Untuk Lapangan Gelora Randublatung telah kita usulkan untuk dikembalikan sesuai fungsinya,” ujar Camat Randublatung, Tarkun.
Menurut Tarkun, Lapangan Gelora Randublatung merupakan salah satu ikon wilayah setempat. Karena itu, penataan kawasan dinilai perlu dilakukan, agar wajah lapangan lebih menarik sekaligus memberikan ruang yang memadai bagi masyarakat untuk beraktivitas.
‘’Nanti pinggir lapangan bisa digunakan untuk kegiatan olahraga, seperti jogging,” tandasnya.
Wacana pembongkaran tersebut mendapat tanggapan dari para pedagang, yang selama ini menggantungkan penghasilan dari ruko di sekitar lapangan. Salah satu pedagang di Ruko, Safi'i berharap, pemerintah mempertimbangkan renovasi ketimbang pembongkaran.
‘’Menurut saya, tidak perlu dibongkar kalau hanya untuk mengembalikan fungsi lapangan. Lebih baik rukonya direnovasi dan dipercantik seperti di kota-kota besar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Pilang Suyatno, selaku pemilik lahan lapangan dan ruko mengaku, masih menunggu kepastian rencana penataan tersebut. Dia menyebut bangunan ruko telah berdiri lebih dari 17 tahun dan para pedagang yang menempatinya berstatus penyewa dengan hak guna.
‘’Jika ada realisasi, ya monggo. Kita mengikuti saja,” ucapnya. (hul)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




