Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usai Didemo Warga Jiken, PT Pentawira Buka Peluang Kemitraan Usaha

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
Dalam diklat berlangsung 21-30 November tersebut, BCKS yang ikut sudah sesuai dengan persyaratan berdasar Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 tahun 2025.
Dalam diklat berlangsung 21-30 November tersebut, BCKS yang ikut sudah sesuai dengan persyaratan berdasar Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 tahun 2025.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Usai di demo masyarakat desa/kecamatan Jiken, PT Pentawira mempersilakan warga desa untuk bekerja sama dalam bentuk kemitraan sesama perusahaan.

Bahkan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) juga dapat turut berperan aktif asalkan memenuhi segala regulasi atau perizinan yang berlaku. Hal itu, tampak dalam pertemuan pemilik perusahaan dengan warga setempat di Rumah Dinas Bupati Blora, Jumat (21/11).

"Badan usaha apapun bisa, asal komplet," tegas Aliem Ting Astomo selaku Direktur PT Pentawira, saat ditanya terkait peluang kerjasama dengan BUMDes setempat. Aliem mengungkapkan, terkait perekrutan tenaga kerja, pihaknya menyesuaikan kebutuhan dan pasti mengutamakan warga sekitar pabrik.

Advertisement

Namun, untuk saat ini, belum ada perekrutan, pasalnya perusahaan tersebut masih dalam tahap uji coba. "Perekrutan itu kita melihat kebutuhan. pasti saya ambil di Jiken, yang paling banyak itu yang tenaga kasar, kalau produksinya standar," katanya.

Dikatakan, pihaknya akan membuka lowongan pekerjaan pada tahun depan. Karena operasional perusahaan secara optimal pada tahun 2026.

"Ini sementara tidak menerima (pekerja) dulu, mungkin nanti kalau Februari, Maret atau April, mungkin ada perekrutan baru. Karena apa, mudah-mudahan yang satu sudah normal, yang satu sudah trial," teranganya.

Advertisement

Lebih lanjut, Aliem menjelaskan pabrik Pentawira bergerak pada pengolahan batu kapur. Ia menyebutkan bahan utamanya diambil dari Kabupaten Rembang dan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang dibawa ke Pabrik Pentawira Jiken, Blora.

"(Hasilnya) Kalau kita ekspor nilainya kecil, yang banyak itu kita kirim ke BUMN," sambungnya. Diungkapkan, pihaknya semula berniat membangun pabrik di Kabupaten Rembang, bukan di Kabupaten Blora. Atas Permintaan Bupati Blora pihaknya mensurvey lokasi yang dinilai cocok sebagai pengolahan batu kapur.

"Di Rembang saya sudah beli lahan tiga hektare, di sana lahannya bagus, masyarakatnya juga kondusif (mendukung)," katanya. Diceritakan, sebelum masuk ke Kabupaten Blora, pihaknya menyurvei lokasi selama dua bulan sebelum memantapkan titik lokasi di Kecamatan Jiken.

"Saya sebelum masuk sini saya dua bulan di Blora. Keliling di sini, desa namanya Cabak, dan yang lainya. Saya timbang antara min dan plus itu banyak plusnya. Termasuk (potensi) gas, gas itu nomor satu buat saya," katanya.

Terkait isu kelengkapan berkas perizinan, Aliem menegaskan pihaknya sudah memproses segala perizinan yang dibutuhkan, bahkan proses itu sudah selesai dan lengkap. "Sudah lengkap (berkas perizinan), bisa tanya ke beliau (bupati), itu cuma isu-isu saja. Mohon maaf, pro kontra itu hal biasa," katanya.

Menurutnya, mediasi bersama pimpinan daerah dan masyarakat adalah hal baik. Pihaknya berterimakasih kepada masyarakat Jiken yang telah menginformasikan adanya kendala di perusahaannya, sehingga pihaknya memberi sanksi tegas kepada karyawannya yang memiliki niat buruk.

"Kita-kita sendiri menghadapi seperti ini, bisa mediasi dengan mereka, bisa merangkul mereka, bisa pendekatan dengan mereka dan yang penting persaudaraan," ujarnya. (hul/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Barongan Blora Bidik Pengakuan UNESCO, Arief Perkuat Kolaborasi, Siswanto Dorong Ekosistem Seni

Barongan Blora Bidik Pengakuan UNESCO, Arief Perkuat Kolaborasi, Siswanto Dorong Ekosistem Seni

Langkah strategis itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Bupati Blora Arief Rohman dan Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo.

Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Bupati Blora Tegaskan Lapak Pasar Ngawen Dilarang Diperjualbelikan

Bupati Blora Arief Rohman pun mengingatkan pengelola agar tidak main-main dalam menata pedagang. Menurutnya, penempatan harus adil dan transparan. Praktik jual beli maupun penyewaan lapak kepada pihak lain juga dilarang.

Pertanian Organik Jadi Jalan Baru Ketahanan Pangan

Pertanian Organik Jadi Jalan Baru Ketahanan Pangan

Pengembangan pertanian organik menjadi salah satu langkah Bupati Blora Arief Rohman dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Gagasan tersebut terus dikembangkan melalui program percontohan, kol

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer