Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merasa Tak Dihargai, Ketua DPD Perindo Blora Mundur

M
Penulis: M. Yusuf Purwanto❯
DINAMIKA POLITIK: Baskoro Santiko saat menjadi ketua DPD Perindo Blora. Mengantarkan bacaleg mendaftar di KPUK Blora beberapa waktu lalu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)
DINAMIKA POLITIK: Baskoro Santiko saat menjadi ketua DPD Perindo Blora. Mengantarkan bacaleg mendaftar di KPUK Blora beberapa waktu lalu. (RAHUL OSCARRA DUTA/RDR.BLORA)
BLORA, Radar Bojonegoro — Kabar mengejutkan di awal tahun politik ini.  Ketua DPD Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Blora mundur dari jabatannya. Juga menarik diri dari bakal calon legislatif (bacaleg). Hal ini dibuktikan dari surat permohonan pengunduran dirinya kepada ketua umum DPP Perindo.

Padahal, pimpinan partai tersebut sudah mengawal puluhan bacaleg mempersiapkan diri sampai tahap pendaftaran.

Meski begitu, Baskoro Santiko akui keputusannya mundur dari dunia politik sudah bulat. Alasan utamanya adalah tidak memiliki waktu yang cukup untuk menggalang massa ke partainya dan juga ada gesekan di dalam internal partai.

Baskoro mengatakan, adanya gesekan di dalam internal partai membuat dirinya menarik diri dari pencalegan dan mundur dari ketua DPD Perindo Blora.

Ia merasa tidak dihargai saat menjadi ketua seperti tindakan overlapping yang dilakukan pengurus lainnya kepada dirinya. Selain itu, keputusannya itu juga didukung oleh faktor keluarga. Ia ingin lebih bisa menghabiskan waktu untuk bersama keluarga. Selain itu, dirinya akui juga banyak kegiatan di luar partai.

Ketika rapat saya merasa tidak dihargai. Memang saya ini orang baru di Perindo, tapi tolong saling menghargai saja. Apalagi waktu itu saya selaku ketua DPD perindo Blora, jadinya nggak nyaman. Selain itu, saya akui tidak punya waktu yang cukup untuk menggalang massa.  Mungkin ke depannya pingin momong anak cucu saja, lebih ke family time, ungkapnya saat dihubungi melalui seluler Rabu (21/6).

Ia mengatakan, selama pendaftaran bacalegnya pada sebagian dapil itu menggunakan dana pribadinya. Juga belum mengetahui pengganti dirinya untuk menjadi ketua DPD selanjutnya. Baskoro akui juga masih ada keinginan untuk kembali ke dunia politik lagi. Padahal yang ngurusin cek kesehatan, SKCK, dan suket di PA untuk para bacaleg perindo Blora dari berbagai dapil itu pakai uang pribadi saya. Terkait balik ke dunia politik belum bisa saya pastikan. Untuk sekarang lebih mengamati dan menunggu. Kami lihat saja ke depannya, ungkapnya. (hul/rij)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Siapa Samin Surosentiko? Tokoh yang Membawa Pengaruh Besar bagi Masyarakat Bojonegoro dan Blora

Siapa Samin Surosentiko? Tokoh yang Membawa Pengaruh Besar bagi Masyarakat Bojonegoro dan Blora

Pengaruhnya meluas hingga Kabupaten Blora, Jawa Tengah, dan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Di kedua wilayah tersebut, ajaran Samin berkembang menjadi identitas sosial dan budaya yang dikenal melalui komunitas Sedulur Sikep atau Wong Sami

LPG Melon di KDKMP Rp 16 Ribu, Pangkalan Rp 18 Ribu, Pertamina: Pangkalan Tak Perlu Khawatir

LPG Melon di KDKMP Rp 16 Ribu, Pangkalan Rp 18 Ribu, Pertamina: Pangkalan Tak Perlu Khawatir

Pjs Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Risky Diba Avrita menjelaskan, HET merupakan batas maksimal harga jual yang ditetapkan pemerintah daerah. Bukan patokan harga yang wajib dit

Blora Bidik Lumbung Pangan Nasional

Blora Bidik Lumbung Pangan Nasional

Panen padi di dua desa pada Selasa (3/11) menjadi bukti potensi pertanian daerah masih bisa diandalkan. Namun, tantangan berikutnya bukan sekadar menghasilkan gabah, melainkan memastikan petani mendapat nilai ekonomi lebih tinggi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer